Tanda-tanda Kiamat Sudah Dekat: Hujan Salju di Makkah dan Madinah

0
BERBAGI

 

JURNALPRIANGAN.COM- Musim dingin sedang berlangsung di daratan eropa. Hujan salju juga ternyata terjadi di Makkah dan Madinah. Padahal dalam sepanjang sejarah belum pernah terjadi hujan salju. Rekaman hujan salju di kota suci ini beredar di dunia maya. Bahkan orang yang merekam  berkomentar, “La Ilaha Illallah. Yang putih ini adalah salju. Ini baru pertama terjadi sepanjang sejarah tempat ini.”

Sebagian kalangan berpendapat bahwa turunnya hujan salju di kota Makkah dan Madinah itu merupakan fenomena alam yang harus disikapi serius. Sebab dunia ini semakin hari semakin tua, menandakan perubahan perubahan dan fenomena alam yang dapat dibuktikan dengan sains dan ilmu pengetahuan, memang dunia sudah berada di akhir zaman dan sudah sangat dekat dengan hari akhir.

Tapi pengetahuan tentang Hari Kiamat hanya  Allah yang Maha Mengetahui. Manusia tak akan pernah tahu kapan hari akhir itu terjadi. Namun bagi orang Muslim kita bisa melihat tanda tanda kiamat berdasarkan  beberapa hadist yang mengabarkan tentang ciri ciri/tanda-tanda hari akhir kiamat telah dekat. Rasulullah bersabda.

“Hari Akhir tidak akan datang kepada kita sampai dataran Arab sekali lagi menjadi dataran berpadang rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai.” (HR Muslim)

Salju adalah merupakan sumber komponen utama bagi terbentuknya tumbuhan, sungai di dunia. Saat ini berdasarkan penelitian sains, di jazirah tanah tandus arab tidak terkecuali di tabuk, Palestina bahkan di gurun sahara sudah mulai dipenuhi dengan tumbuhan hijau dengan turunnya hujan salju.

Berdasarkan penelitian Profesor Alfred Kroner, seorang ahli geologi terkemuka dunia, dari Department Ilmu Bumi, Institut Geosciences, Johannes Gutenburg University, Mainz, Germany – dia mengatakan bahwa Era Salju Baru (New Snow Age) saat ini telah dimulai, sekarang salju di kutub Utara sedang merangkak/bergeser perlahan-lahan ke arah Semenanjung Arab, pada saat itu iklim dataran Arab berubah dan menjadi salah satu daerah yang paling subur dan hijau di muka bumi. Ini merupakan fakta sains yang tidak bisa dibantah.

Pertanyaan selanjutnya, bagaimana Nabi Muhammad SAW dapat mengetahui juga bahwa sekali lagi dataran Arab itu akan menjadi daerah yang subur dipenuhi kebun-kebun dan sungai-sungai sebagai tanda datangnya hari kiamat, padahal pada masa itu 1400 tahun yang lalu teknologinya belum memungkinkan untuk mengetahui hal tersebut dan informasi tersebut satupun tidak diterangkan baik dalam kitab-kitab terdahulu maupun dalam penelitian ilmuan-ilmuan Roma?

Prof. Korner menjawab dengan malu-malu, bahwa Nabi Muhammad SAW dapat mengetahui informasi itu pasti dari sesuatu yang mengetahui betul mengenai alam ini (cuma Prof. Korner mengelak untuk mengatakan secara terus terang bahwa sebenarnya informasi itu datangnya dari Tuhan, Allah SWT yang paling tahu tentang alam ini, karena Dia-lah yang telah menciptakan dan mengaturnya).

Dahulu kala dataran/jazirah Arab pernah menjadi padang rumpur yang subur dan dipenuhi dengan sungai-sungai. Nanti, dataran Arab sekali lagi akan menjadi padang rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai, sebagai salah satu tanda datangnya hari kiamat.

Jauh-jauh hari sebelum terjadinya turun salju di Arab Saudi dewasa ini sebagaimana diberitakan di atas, para ilmuan dari King Abdul Aziz University (Arab Saudi) bekerja sama dengan para ilmuan barat dan mancanegara telah melakukan penelitian ilmiah mengenai fenomena-fenomena alam yang diterangkan dalam Al-Quran dan Al-Hadist. Salah satunya mengkaji mengenai Hadist Rasulullah SAW di atas.

Dari Hadist Rasulallah SAW di atas ada beberapa informasi yang didapat:

– Dahulu kala dataran / jazirah Arab pernah menjadi padang rumput yang subur dan dipenuhi dengan sungai-sungai.

– Nanti, dataran Arab sekali lagi akan menjadi padang rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai, sebagai salah satu tanda datangnya hari kiamat.

*Berbagai sumber

LEAVE A REPLY