Rumah Makan dengan Pemandangan Waduk Jatigede Bermunculan

 

DSC_0311SUMEDANG, JP.COM- Rumah makan dengan pemandanan waduk Jatigede sudah mulai dibangun warga. Seperti terlihat di Pasir Inggik, Kecamatan Cisitu Kabupaten Sumedang. Warga sedang membangun rumah makan dengan pemadangan waduk jatigede. Bukan itu saja rumah makan dan warung baru juga bermunculan di sepanjang jalan Malangbong-Wado. Warga mengharapkan ke depannya lokasi Jatigede menjadi objek pariwisata andalan kabupaten Sumedang.

“Saya optimislah nanti bakal rame. Makanya dari sekarang kami membuat warung makan,” kata Ardhi Padang Jaya, yang membuat warung makan di kawasan tersebut.
Hal yang sama dikemukakan Agus Solihin warga Ciherang Wado, dia membuat rumah makan di tempat peristirahatan atau rest area Wado. Ke depannya berharap banyak wisatawan yang mau ke Jatigede melintas di kawasan tersebut. “Pokoknya saya optimis nanti Jatigede bakal ramai dan ini sangat prospek untuk usaha makanan,” katanya.
Kawasan waduk Jatigede memang bakal menjadi objek wisata baru di Jawa Barat. Waduk terbesar di Indonesia kedua setelah Jatiluhur ini memang memiliki view yang indah. Warga OTD diharapkan nantinya bisa mengambil manfaat dari pariwisata Jatigede

“Warga yang tadinya petani dan kehilangan lahan garapan karena tergenangi, bisa didorong mendapatkan penghasilannya dengan menjadi pelaku pariwisata di Waduk Jatigede,” kata Wakil Bupati Sumedang Eka Setiawan.
Berdasarkan pantauan Jurnalpriangan, mmang banyak warga yang hilir mudik di sekitar kawasan waduk Jatigede sejak mulai diresmikan. Mereka ingin melihat pemandangan waduk jatigede, Warga tersebut berasal dari luar kota Sumedang.  Mereka asyik berfoto di area sekitar waduk. Tapi para pengunjung belum bebas mendekat kawasan Waduk.
Beberapa alternatif obyek wisata yang direncanakan oleh pengelola waduk antara lain akan dibangun kawasan offroad, camping ground, agrowisata, zona pancingan, ataupun wisata seni-budaya. “Siapa pengelola wisatanya, belum dibicarakan. Ini baru rencana agar kawasan ini terkendali dan tertata. Akan ditawarkan ke pemda secepatnya,” tutur Widianto, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk. (ude)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here