Inilah Profil Ustad Bachtiar Nasir Pimpinan Demo yang Bertemu JK

10
BERBAGI

JAKARTA-Koordinator GNPF MUI Ustadz Bachtiar Nasir adalah salah satu pimpinan demo 4 November. Kiprahnya dalam dunia dakwah sangat berani menegakan amar makrur nahyi munkar.

Dia sangat menyesalkan Jokowi selaku presiden tidak mau menghadapi langsung perwakilan ribuan pengunjung rasa. Siapakah Ustad Bachtiar Nasir atau UBN? Inilah profilnya.

Baca: Esensi Aksi Bela Islam III, Penjarakan Ahok Segera

Ustadz Bachtiar Nasir Lc. lahir di Jakarta 26 Juni 1967 lalu. Ustad ABN lulusan Ponpes Modern Gontor Ponorogo dan Ponpes Daarul Huffazh Bone Sulawesi Selatan.

Dia juga menyelesaikan pendidikan di Madinah Islamic University di Arab Saudi. Tahun 2010 hingga sekarang, aktif sebagai Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) dan Pengurus Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) anggota Pengurus Pusat Muhammadiyah dan Ketua Alumni Saudi Arabia se-Indonesia.

Ustad ABN juga Ketua Alumni Madinah Islamic University se-Indonesia. Dan sejak  tahun 2008 jadi Pemimpin Ar-Rahman Qur’anic Learning (AQL) Center dan Pemimpin Pesantren Ar-Rahman Quranic College (AQC).

Perjuangannya terhadap Islam sudah tak diragukan lagi. Bahkan paling terdepan membela rakyat Palestina Ustadz Bachtiar Nasir melelang syal kehormatannya untuk Palestina senilai Rp 100 juta di acara Palestina Solidarity Day (PSD) 2015 yang digelar di Istora Senayan.

Baca Juga: Cerita Kampung Luar Batang Ahok dan Ustadz Bachtiar Nasir 

Ustadz Bachtiar Nasir memang paling keras menyoroti kepemimimpinan Presiden Jokowi seperti dikutip VOA Islam Sekretaris Jend Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) ini berpendapat bahwa Jokowi selalu mewariskan pemimpin kafir dan selangkah lagi dapat membuat Indonesia Kafir.

“Jokowi emang hebat, di Solo mewariskan pemimpin KAFIR, di Jakarta juga mewariskan pemimpin KAFIR. Selangkah lagi akan KAFIR kan Indonesia,” jelas Ustadz Bachtiar dalam akun Twitternya @BachtiarNasir

“Jika ingin menjadi presiden rakyat, seharusnya Presiden mau menerima kita untuk menyampaikan aspirasi umat Islam menegakkan keadilan. Tapi, kalau tidak menerima kita, terserah bagaimana rakyat,” ujar Ustadz Bachtiar Nasir alias UBN kepada wartawan di Masjid Agung Al Azhar, 27 Oktober 2016.

Dikatakan UBN, pemerintah yang cerdas adalah yang bisa membaca situasi. Aspirasi umat Islam kepada pemeritah untuk menegakkan keadilan, harus didengar dan jangan ditunda-tunda.

“Sebab, jika sudah klimaks, setelah lobi-lobi sudah sudah dilakukan, tekanan massa begitu deras, dikhawatirkan kemarahan rakyat akan meletus di sejumlah daerah, dan disusul daerah yang lain. Bisa dibayangkan, jika nanti akan terjadi eksodus besar-besaran, akibat kelakuan Ahok yang menista Al Quran, ulama dan umat Islam. Ketakutan itu sudah bisa dirasakan dari Glodok hingga Pluit,” cemas UBN.

Para ulama yang tergabung dalam Aksi Bela Islam telah berkomitmen untuk melakukan aksi demonstrasi secara tertib, aman dan sesuai koridor hukum. “Jika ada yang menginginkan chaos, jangan dilokasi kita. Saya tidak akan izinkan. Jika ada ingin chaos, itu urusan individu masing-masing, tapi jangan di forum ini. Aksi Bela Islam murni untuk menuntut penegakan hukum, tidak ada politisasi jelang Pilkada sama sekali,” kata UBN. (ind)

baca juga: Bachtiar Nasir: Ahok Sudah Tamat,

sumber. voaislam

10 KOMENTAR

  1. Lanjutkan jihad utk membela kehormatan Islam.
    Ujian ummat Islam sangat berat. Pangkat Dunia atau Akhirat. Silahkan pilih wahai Hamba Allah.

    • iblis itu sangatlah alim bahkan malaikat berguru ke iblis bukanlah waktu yg sangat singkat tp hanya krn ego, kesombongan dan kedengkian disuruh sujud kpd nabi adam AS atas perintah allah malah iblis lebih menolaknya…!!! Sy berkeyakinan islam ngajarkan menjadi insan yg pemaaf…

LEAVE A REPLY