Batu Dua Sumedang, Tempat Cari Kayu Bakar yang Kini Mendunia

1
BERBAGI

SUMEDANG, Jepe.com:  Sumedang selain dikenal dengan tahunya juga wisata alamnnya juga sangat menawan. salah satu wisata Sumedang yang indah dan sudah mendunia itu adalah Batu Dua Sumedang di Desa Cimarga, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang,
Provinsi Jawa Barat. Dari puncak ketinggian Gunung Lingga ini kita akan diajak menikmati pemandangan waduk Jatigede yang mempesona.

Bukan hanya itu, Batu Dua juga jadi tempat paling bagus untuk olahraga paralayang. Beberapa kejuaraan Paralayang digelar di sini. Seperti kejuraan paralayang dunia dan yang paling hangat adalah jadi venue PON XIX Jabar untuk cabang olahraga Paralayang. Di Batu Dua pengunjung bisa melayang di udara sejauh 45 km dengan durasi sampai tiga jam. Selama tiga jam diudara bisa menikmati pemandangan alam yang memukau dengan view bendungan Jatigede serta Sungai Cimanuk yang mengalir bermuara ke Jatigede. Makanya perpaduan alam yang indah itu sangat bagus untuk paralayang di nomor
cross country (lintas alam).

Mantan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sumedang Herman Suryatman pernah mengngagas sebuah even paralayang international pada tahun 2013 pun dengan diberi label Indonesian Pre World Cup 2013 Batu Dua Open” atau Kejuaraan Pra Piala Dunia Paralayang. Even itu berlangsung sukses saat itu peserta dari berbagai negara mengaku kagum dan bilang bahwa tempat ini sebagai tempat take landing terbaik di dunia. Begitu juga saat PON XIX Jabar beberapa peserta paralayang dari berbagai provinsi mengaku terpesona dengan alam Gunung Lingga.

“Saya sudah meyakinkan kepada Menpora bahwa Batu Dua siap dijadikan venue cabang paralayang untuk Asian Games 2018 mendatang,” kata Herman yang kini jadi Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Informasi Publik Kemen PAN-RB.
Herman juga menyebut kawasan Batu Dua adalah masa depan Sumedang dan Jawa Barat. Alasannya hutan yang tadinya tempat mencari bakar warga sudah terkenal dalam tempo 3 tahun.

“Wah dulunya mah hutan, saya melihat potensi ini kemudian dikembangkan bersama-sama. Bermodal nekad pada tahuan 2013 digelar even Paragliding Pre World Cup, serta tahun 2016 jadi venue Cabor Paralayang dan Gantole PON XIX. Dan Insyaallah kita berpeluang jadi tuan rumah Asian Games XVIII tahun 2018 untuk Cabor Paralayang,” katanya.

Baca juga: Rumah Makan dengan Pemandangan Waduk Jatigede-bermunculan

Herman yakin Batu Dua adalah masa depan Sumedang, surganya bagi wisatawan yang memang menawarkan panorama alam terindah. Ditopang oleh potensi Sumedang Puseur Budaya Sunda dengan keragaman dan kekhasan seni pertunjukkan terbanyak di tatar Sunda. Pada gilirannya Batu Dua akan menjadi pengungkit bagi potensi wisata lainnya di Sumedang, seperti kawasan Jatigede, Jatinangor, Sumedang Kota dan kawasan Tampomas.

Terlebih di Gunung Lingga Batu Dua ini bersemayam Prabu Tajimalela, pendiri kerajaan Sumedang Larang yang dikenal dengan kearifannya dalam melahirkan Sumedang, Insun Medal Insun Madangan. Gunung Lingga Batu Dua “Saestuna Pamiangan Urang Sumedang Keur Ngahontal Udagan.

Batu Dua Cocok untuk Kemah

Bukan hanya cocok untuk olahraga paralayang, Batu Dua Summedang juga sangat indah untuk dijadikan tempat perkemahan, dan wisata sejarah. Ya berkemah sembari menikmati panorama alam Jatigede yang eksostuk. Yang mau ziarah juga bisa kok sebab di kawasan Gunung Lingga terdapat makam Prabu Tajimalela, Raja Sumedang Larang pertama. Banyak peziarah yang datang ke sini, terutama di Bulan Rabiul Awal atau bulan Maulud. Bahkan pada bulan ini pengunjungnya bisa mencapai ribuan orang.

“Di sini fasilitasnya lengkap banget, jalannya mulus ada bumi perkemahan pula yaitu Bumi Perkemahan Gunung Lingga dengan
fasilitas outbond dan flying fox. Sarana yang sudah dibangun di puncak Bukit Batu Dua adalah bangunan-bangunan seperti lahan parkir, WC, dan sarana air. (abd)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY