Pengguna Internet Indonesia Kebanyakan Cari Hiburan

pengguna internet

JAKARTA: Internasional Data Corporation (IDC) Indonesia membeberkan pengguna internet di Indonesia kebanyakan cari hiburan ketimbang melakukan transaksi belanja secara online. Dalam survei terbaru IDC bertema e-commerce, didapatkan fakta bahwa jumlah aktivitas berbelanja online baru sebesar 13,3 persen dibanding jumlah pengguna Internet Indonesia secara keseluruhan.

Sedangkan netizen Indonesia yang mencari hiburan, seperti menonton film online, mendengarkan musik, atau mencari tayangan-tayangan video sebesar 17,3 persen. Dan sebanyak 15,6 persen pengguna Internet pada 2016 masih melakukan kegiatan di media sosial saat terakses jaringan online.

”Aktivitas belanja online masih berada di urutan kelima,” kata Mevira Munindra, Head of Consulting IDC Indonesia di Hotel Raffles Jakarta, Senin, 21 November 2016. Ia menyatakan mayoritas pengguna Internet masih melakukan aktivitas komunikasi, hiburan, dan media sosial saat berselancar di dunia maya.

Mevira menjelaskan, aktivitas online terbesar yang dilakukan oleh pengguna Internet Indonesia adalah mengakses surat elektronik atau e-mail. Aktivitas ini masih memegang porsi 17,8 persen dibanding keseluruhan pengguna Internet.

Aktivitas yang berada di atas kegiatan belanja online ini adalah kegiatan mencari berita. Sebanyak 14,6 persen pengguna Internet Indonesia masih lebih banyak membaca berita secara online ketimbang melakukan transaksi belanja online.

“Aktivitas berbelanja online ini baru menempati posisi kelima pada 2016, ketika jumlah situs perdagangan online sudah ratusan,” kata Mevira.

Mevira menjelaskan, masyarakat Internet Indonesia masih memanfaatkan Internet sebagai jalan untuk membentuk jaringan hubungan profesional dengan berbagai pihak. “Sebanyak 12,9 persen netizen melakukan networking profesional melalui Internet,” ujarnya. Kegiatan lain yang banyak dilakukan oleh konsumen Internet Indonesia adalah bermain online game. Jumlah netizen yang melakukan aktivitas bermain game ini sebanyak 8,4 persen. (dir)

sumber: tempo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here