Seorang Ibu Rumah Tangga Terlibat Jaringan Narkoba

BANDUNG: Seorang ibu rumah tangga di Bandung berinisial AY terlibat jaringan narkoba beromset miliaran rupiah. Wanita itu ditangkap polisi di Dago Kota Bandung Jawa Barat pada 4 Oktober 2016.Dari pengakuan AY kepada polisi jaringan peredaran narkoba di Jawa Barat ini disinyalir dikendalikan oleh napi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pekanbaru Riau berinisial AB dan AN.
“AY adalah ibu rumah tangga yang berperan sebagai kurir. Bersama tersangka kami menemukan barang bukti 1,4 kilogram sabu-sabu,” kata Direktur Ditresnarkoba Polda Jabar, Kombes Pol Asep Jaelani Kamis (15/12/2016).

Dari mulut AY, petugas mengembangkan penyelidikan dan menciduk dua pengedar lainnya inisial D dan AR pada 4 November 2016 di Km 81 Tol Purbaleunyi. Poliosi memburu tersangka dan mencoba memperlambat laju mobil yang dikendarai dua tersangka. Polisi menugaskan agar tersangka turun dari mobil, tetapi tidak mau turun. Ada gerakan mencurigakan dari dalam mobil, petugas terpaksa melepaskan tembakan sebanyak empat kali ke kaca belakang mobilnya. Akhirnya penumpang itu keluar. Polisi selanjutnya menggeledah mobil dan menemukan tiga kilogram sabu-sabu.

Lalu polisi mengembangkan penyelidikan, D Dan AR buka suara bahwa ada pelaku lainnya yakni DY. Polisi bergerak cepat polisi menangkap DY di Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung. “Rupanya dia mau mengambil barang dari tangan tersangka kami menemukan satu kilogram sabu-sabu,” kata Asep.

Anggota sindikat pengedar narkoba itu ternyata bertambah, petugas mengorek informasi bahwa pria berinisial T dan RK juga sebagai anggota jaringan pengedar narkoba Jawa Barat. Polisi bergerak cepat T ditangkap di Baleendah dengan barang bukti 25 gram sabu akhir bulan lalu dan RK dengan barang bukti sabu 1,87 ons ditangkap di kosannya di Jalan Holis, Kota Bandung awal Desember.

Asep mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, para tersangka ini dikendalikan AN dan AB. AB saat menjalani masa tahanan di Lapas Pekanbaru seumur hidup, sedangkan AN, dibui dengan hukuman mati atas kasus serupa.

“AB dan AN ini saling kerja sama di lapas. Kami sudah melaporkan AB dan AN ini ke Mabes Polri untuk segera diproses,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here