Praktik Rentenir di Tasik Merajalela, Ini Cara Asep Memberantasnya

0
BERBAGI

TASIKMALAYA-Praktik rentenir di Kota Tasikmalaya mengkhawatirkan. Sejumlah pedagang kecil mengaku terjerat praktik riba itu. Melihat kondisi tersebut Calon Wakil Wali Kota Tasikmalaya nomor urut 3 dr Asep Hidayat berjanji akan menutup gerak langkah rentenir.

Caranya yakni dengan membentuk koperasi melawan kemiskinan dan rentenir (kowanir) di setiap RW. Kenapa harus koperasi? sebab Tasikmalaya sejak dulu dikenal dengan koperasinya. “Salah satu cara melawan kemiskinan dan rentenir dengan koperasi. Tasikmalaya tidak bisa dilepaskan dengan koperasi. Insya Allah kami akan membentuk koperasi di setiap RW, pasar, komunitas, pedagang kuliner nama koperasinya ya kowanir,” kata Asep Hidayat.

Asep yang juga keluarga besar Mayasari Grup ini mengatakan, Koperasi itu nantinya akan menggelontorkan modal kepada para pedagang kecil, para perajin, masyarakat yang tidak mampu, tentunya dengan persyaratan yang mudah. Koperasi ini juga bisa membantu orang yang terkena musibah.

“Syaratnya cukup dengan KTP saja, jangan ribet-ribet atuh. Sistemnya dengan cara modal bergulir. Insya Allah dengan sistem ini rentenir akan mati dengan sendirinya,” kata Asep yang dalam Pilkada 2017 berpasangan dengan Dede Sudrajat.

Menurutnya, salah satu sebab masyarakat pinjam ke rentenir karena persyaratannya mudah, karena calon nasabah a bisa meminjam uang tanpa persyaratan apapun. Makanya, kata dia, perlu upaya untuk menekan praktik-praktik rentenir, karena hal tersebut tidak sejalan dengan ajaran agama.

Mengenai pemberantasan praktik rentenir di Kota Santri itu Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman juga dibuat tak berdaya. Tak ada program konkrit dari pemerintah kota untuk menindak rentenir-rentenir yang merajalela di Kota Tasikmalaya. Walikota hanya mengatakan perbankan harus memberikan kemudahan kepada para pengusaha yang menggerakkan sektor usaha kerakyatan. (iko)

LEAVE A REPLY