Akhir Libur Sekolah, Pangandaran Diserbu Pengunjung Macet Lagi

malam tahun baru pangandaran

PANGANDARAN – Akhir libur sekolah, Pantai Pangandaran masih disesaki pengunjung Sabtu (7/01/2017). Sejumlah hotel dan penginapan masih penuh. Begitu juga dengan antrean kendaraan yang masuk ke objek objek wisata Pangandaran tampak padat.

Kepadatan bukan hanya di Pantai Pangandaran, objek wisata lain seperti Pantai Batukaras, Green Canyon dan Madasari juga ramai  disesaki pengunjung.

Pantauan jepe.com menunjukkan Sabtu (7/1) sekitar pukul 18.30 WIB, antrean kendaraan menuju Pangandaran tampak padat. Kepadatan terutama terlihat di Jembatan Ciputrapinggan, Kecamatan Kalipucang.

Sejak siang tampak puluhan petugas Dinas Perhubungan dan polisi sibuk mengatur kendaraan yang akan memasuki jembatan. Agar tak terjadi penumpukkan, kendaraan yang masuk jembatan dibatasi. Sebab beban kembatan hanya bisa memuat maksimal 20 ton.

“Kalau tidak diatur begini dikhawatirkan jembatan roboh, ya resikonya harus ngantre,” kata Panit I Lantas Polsek Pangandaran Ipda Asep S Prayatna.

Memang benar antrean menapai 3 kilometer dari jembatan Ciputrapinggan hingga Dusun Bojongsari Desa Babakan Kecamatan Pangandaran.
Anggota Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Nanang Usman membenarkan bahwa pangandaran masih dipadati pengunjung. Kebanyakan adalah wisatawan dari Jakarta, Bandung Cilacap Jawa Tengah dan beberapa daerah lain.
Dia memperkirakan kepadatan pengunjung mencapai puncaknya Minggu  (8/1/207).

“Meskipun pengunjung padat mudah mudahan lalu-lintas lancar ,” harapnya.

Untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan wisatawan lanjutnya, Balawista menerjunkan seluruh anggota untuk berjaga di setiap pos yang tersebar di sepanjang pantai. Dia mengimbau
wisatawan menggunakan alat bantu berenang agar terhindari dari bahaya.

“Jangan berenang di zona berbahaya karena banyak arus
laut yang bisa membahayakan. Patuhi rambu­rambu yang ada di pantai,” tandasnya.

Menurut dia, selain kasus kecelakaan laut, kasus yang paling banyak terjadi saat liburan adalah adanya wisatawan yang terpisah dari anggota keluarga. Kejadian seperti itu hampir setiap hari ada. Terutama anak­anak yang terpisah dari orang tuanya. “Untuk itu kami harap saling mengawasi. Jangan lengah,” kata dia.

Ketua Kompepar ODTW Pangandaran M Yusuf menuturkan sejauh ini aktivitas pariwisata di Pangandaran sangat kondusif. Tidak ada kejadian menonjol. Kemacetan pun sudah berkurang dibandingkan tahun­ baru tahun sebelumnya.

“Saya  berharap pengunjung Pantai  Pangandaran memperhatikan kenyamanan dan menjaga keselamatan, katanya.

Arus lalu lintas dari dan keluar Pangandaran ramai lancar. Hanya saja kendaraan umum dan kendaraan wisatawan yang akan keluar dan masuk ke beberapa kawasan wisata di Kabupaten Pangandaran sedikit tersendat. (men)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here