Connect with us

TASIK RAYA

LSM Tuding Penegak Hukum Tasikmalaya tak Berani Usut Kasus Korupsi

Published

on

TASIKMALAYA, JP.COM- Pemberantasan korupsi di Kota Tasikmalaya seperti jalan di tempat. Kejaksaan Negeri Tasikmalaya belum berhasil menangani kasus besar. Padahal laporan masyarakat tentang kasus korupsi sudah dilontarkan ke Kejari.
“Masyarakat Tasikmalaya menilai aparat penegak hukum Tasikmalaya, tak punya nyali dalam mengusut dugaan KKN proyek pemeliharaan Irigasi Dinas PU BM Provinsi melalui BPSDA balai Ciwulan, termasuk proyek di PU Tarkim Kota Tasikmalaya, Jawa Barat,” kata Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Tasikmalaya (FKMPT), RD. H. Djadja W kepada Jurnalpriangan.com Sabtu (12/06/2015)
Djaja mendesak jaksa dan polisi harus punya nyali mengusut dugaan KKN dana pemeliharaaan Irigasi senilai Rp. 3 miliar 2013 di BPSDA Balai Ciwulan, termasuk pembangunan di Distarkim Kota Tasikmalaya. Sebab dua kasus itu jadi sorotan masyarakat Tasikmalaya.
Menurut Djaja, pembangunan rehab Gedung Kantor Dinas PU Tarkim dan PU Binamarga di jalan Sirnagalih Kota Tasikmalaya dinilai terjadi tindak pidana korupsi. Anggarannya membengkak dari Rp. 600 juta menjadi Rp. 1,4 miliar.
Sementara, Yono Kadis PU Tarkim Kota Tasikmalaya, membenarkan ada beberapa proyek yang dikerjakan rekanan pemborong tahun 2014 tidak selesai sesuai dengan kontrak, tapi mereka sudah mendapat peringatan dengan adendem.
“Tapi yang jelas, dalam pelaksanaan proyek tahun 2015 ini, pihak PU Tarkim akan lebih selektif, setiap rekanan akan dimonitor ketat dalam mengerjakan proyek,” kata Yono ketika dikomfermasi 4 Bintang.
Sementara, Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya Heri Ahmadi, menyesalkan hasil pekerjaan dari proyek pem¬bangunan gedung serba guna di balekota senilai Rp 1,3 Miliar.
Padahal, sama sekali belum pernah dipakai kegiatan.
ternyata atap bangunan sudah kembali rembes, sehingga menyebabkan kebocoran.
Selain bocor, pemasangan teras keramiknya juga tidak rapi, itu terlihat dari keramik yang terpasang tidak rata. ”Nanti bisa-bisa ada yang jatuh, ketika berjalan di gedung ini,” kata Heri. (hak)

TASIK RAYA

Malam Takbiran, Jalan HZ Mustofa Tasikmalaya Ditutup

Published

on

By

TASIK, JP.com- Untuk kelancaran malam takbiran Dishubkominfo mengerahkan personilnya di sejumlah jalanan. Kepala Dishubkominfo Kota Tasikmalaya Aay Zaini Dahlan ATD mengatakan personel Dishubkominfo akan bergabubg dengan sejumlah anggota Polres Tasikmalaya.

”Kita menyiapkan jalur khusus untuk umat islam melaksanakan takbiran, salah satunya dengan menutup jalur jalan HZ Mustofa untuk umum,” kata Aay pada 4 bintang melalui telepon seluler kemarin.

Penutupan jalan, dimulai dari depan Masjid Agung hingga Perempatan Nagarawangi. Tujuannya untuk memberikan ruang eksplorasi bagi masyarakat. “Komunitas dan masyarakat bisa bergabung dan menggelorakan takbir, sebagai rasa syukur menyambut Idul Fitri 1436 H,” jelas Aay.

Jalan HZ Mustofa hingga Perempatan Nagarawangi akan ditutup total untuk umum, jalan tersebut full digunakan untuk kegiatan takbiran dan tidak diperkenankan ada kendaraan melintas. Sedangkan jalan-jalan kecil di sekitar HZ Mustofa akan digunakan parkir kendaraan. “Kita akan mulai tutup jalan pada pukul 19.00 WIB dan selesai diperkirakan sekitar pukul 23.00 WIB aktivitas takbiran warga.

Selain itu, pihaknya sudah me¬nyiapkan petugas khusus mengawal rute malam takbiran.
“Kalau dari un¬sur yang lain saya belum bisa pastikan. Tapi kalau dari Dishubkominfo, kita menyiapkan 34 petugas di¬bagi menjadi pe¬tugas jaga pos dan motoris,” jelas Aay.(mik)

Continue Reading

TASIK RAYA

Terlibat Narkoba, Sipir Penjara Tasik Ditangkap Polisi

Published

on

By

TASIKMALAYA, JP.COM- Mau bagaimana lagi kalau sipir penjara saja sudah terlibat narkoba. Apa jadinya narapidananya. Itulah kekeslan Kasat Narkoba Polresta Tasikmalaya, AKP Erustiana saat mengungkapkan bahwa seorang sipir Lapas Tasikmalaya terjerat narkoba.

Sipir Lapas Tasikmalaya berinisial DT ditangkap Satuan Narkoba Polresta Tasikmalaya setelah polisi melakukan pengintaian.

”Kita tangkap di rumahnya,” kata Erus.

Bersama tersangka polisi mengamankan satu paket sabu sekitar 0,5 gram dalam plastik bening yang disimpan di dalam dompetnya. Polisi juga mengamankan sebuah bong yang terbuat dari sebuah botol plastik bekas minuman sebagai alat penggunaan narkoba tersebut.

DT merupakan pegawai Lapas Tasikmalaya, bertugas sebagai penjaga keamanan. DT mengaku mendapatkan barang tersebut dari seorang narapidana berinisial D yang saat ini sudah menjadi tahanan di Lapas Tasikmalaya. ”Lucu memang, dia mendapatkan barang ini dari napi,” kata Erustiana.

Disinggung statusnya saat ini, Erustiana menegaskan pihaknya masih menetapkannya sebagai pengguna. Namun tidak menutup kemungkinan, statusnya berubah menjadi pengedar jika ada bukti-bukti pendukung dari hasil penyelidikan selanjutnya. ”Karena diduga masih ada lagi yang terlibat dalam peredaran narkoba di dalam lapas,Tasikmalaya, katanya.

Sementara, Kepala Lapas Tasikmalaya Julianto Budi Prasetyono pad wartawan, mengaku tidak terkejut dengan penangkapan DS oleh Satuan Narkoba Polres Tasikmalaya Kota karena memiliki narkoba.

“Kami sudah mencurigai DS suka make narkoba, namun itu masih kecuriaan saja dan saat ini juga dalam pemantauan kami,” kata Budi melalui saluran teleponnya pada 4 bintang Sabtu (11/7) pagi.

Menurut Julianto, yang bersangkutan tersebut merupakan petugas pindahan dari Lapas Bekasi. “Kalau kerja di sini (Lapas Tasik) saya kurang tahu, diperkirakan sudah lama juga,” katanya.

Mengenai sanksi kepada petugas lapas yang terlibat narkoba sudah jelas dan sudah ada peraturannya, yakni pemecatan kepada siapapun sipir yang terlibat Narkoba, kata Juliantao.(mik)

Continue Reading

TASIK RAYA

Ekonomi Sulit, Lebaran Tahun Ini Rental Mobil Sepi

Published

on

By

TASIKMALAYA, JP.COM Lebaran tahun ini tak semanis lebaran tahun sebelumnya bagi para pemilik jasa rental mobil. Buktinya H-7 Lebaran peminat sewa mobil rental terbilang masih sepi. Di garasi tempat penyewaan mobil rental masih terparkir banyak kendaraan. Order pun belum terlihat.

Asep Sumpena (46) salah seorang u pemilik perusahaan rental mobil, dikawasan Pisangan-Ciputat,Tangsel, mengaku sampai saat ini mobil rental yang dikelolahnya belum habis terpesan.

“Sampai saat ini masih sepi, dari awal Ramadan masih sepi kalau tahun dulu mah hari gini sudah ramai,”katanya kepada JP.com, Sabtu (12/7).

Kondisi seperti ini, katanya seperti hari-hari biasanya. “Paling yang keluar 7-10 unit.”

Diprediksikannya, kondisi seperti ini akan berlangsung hingga H- 7 lebaran. “pemesanan biasanyanya mulai ramai sejak H-7 lebaran,” katanya.

Pemilik CV. Tasik Resik RC mengatakan tahun lalu juga berlaku kondisi seperti ini. Jadi, Tidak terlalu Khawatir. “Kalau H-7 lebaran tahun lalu seperti ini.”

Lebih lanjut, katanya, biasanya pasca H-7 Mobil rental habis tersewa.”kebanyakan yang sewa ke Jawa dan Sumatra, lama menyewa rata-rata seminggu- dua minggu,” paparnya.(rid)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.