Peneliti Muda di Indonesia Perlu Bimbingan Senior

0
5 views

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Peneliti senior Indonesia Academy of Sciences Prof. Bambang Hidayat menilai, banyak peneliti muda di Indonesia masih membutuhkan bimbngan intensif. Hal itu penting agar penelitian yang dijalankan lebih efektif dan menjadi kontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Pihaknya pun meminta agar peneliti senior yang berada di institusi pendidikan tingkat bawah hingga guru besar bisa turun tangan. Dengan begitu, penelitian yang dijalankan tidak blunder bagi kemajuan Negara Indonesia.

Dia mencontohkan fenomena gerhana matahari total pada 9 Maret 2016 lalu. Momen itu bisa menjadi pemicu memajukan ilmu pengetahuan bagi kualitas pendidikan.

“Ilmuan muda ini harus dibina, seniornya hingga guru besar harus turun tangan dan membina. Itu salah satu kunci mendorong orang untuk maju,” kata Bambang di International Symposium on Sun, Eart and Life (ISSEL) di aula Timur  ITB, Jalan Ganesha, Kota Bandung, Sabtu (4/6/2016).

Selain itu, fenomena lainnya, seperti alam dan lingkungan yang tengah terjadi pun harus bisa dipecahkan masalahnya oleh para ilmuan. Dengan kata lain, para ilmuan muda harus banyak diarahkan untuk memecahkan masalah.

“Masalahnya saat ini adalah para senior (peneliti) yang kurang memerhatikan aspek power generasi muda,” jelas dia.

Saat ini, jumlah peneliti di Indonesia terus bertambah. Namun hal itu dinilai percuma jika tidak ada kontribusi bagi kemajuan Indonesia. Penekanan terhadap peneliti itu harus memprioritaskan kepentingan dan kebutuhan dasar masyarakat.

“Kewajiban kita adalah memerhatikan masyarakat. ber ‘knowledge base‘ dasar untuk memajukan ekonomi,” pungkasnya.

(Adi/LIN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.