Sejumlah Restoran di China Pecat Robot-Robot Pelayan

0
2 views

CHINA, FOKUSJabar.com: Teknologi pengganti manusia seperti robot semakin canggih diciptakan dari masa ke masa. Ada kemungkinan bahwa suatu saat nanti robot akan mengambil alih pekerjaan manusia.

Namun, dilansir dari Shanghaiist, beberapa restoran di Guangzhou, China tidak memiliki pilihan lain dengan menutup usaha mereka dan memecat karyawannya. Ternyata mereka memperkerjakan sebuah robot. Namun bukan untung yang di raih, mereka malah mendapatkan petaka.

Dua dari tiga restoran yang memperkerjakan robot sebagai karyawannya terpaksa harus gulung tikar, sementara lainnya terpaksa harus memecat robot pelayan dan membuangnya ke jalanan. Banyaknya keluhan dari pelanggan, membuat pemilik restoran memutuskan untuk memecat robot, robot tersebut.

“Robot-robot itu tidak bisa membawa sup atau makanan lainnya dengan seimbang, dan memecahkan banyak peralatan makan. Kemampuan mereka sangat terbatas,” kata seorang karyawan.

Menurut pemilik restoran, awalnya robot tersebut berfungsi sebagai daya tarik pelanggan untuk masuk ke restoran. Robot tersebut memang menarik perhatian calon pelanggan karena dianggap unik.

“Mereka bisa menarik mata pelanggan untuk masuk ke dalam restoran, tetapi tetap tidak bisa melakukan pekerjaan manusia,” kata pemilik restoran.

Dibutuhkan dana sekitar 50 yuan atau 61 juta rupiah untuk membeli dan memperkejakan robot tersebut. Belum lagi biaya kerusakan dan juga listrik.

Biaya yang cukup besar untuk memperkerjakan sebuah robot jika dibanding dengan memperkerjakan manusia.

Wakil pimpinan Universitas Teknologi Guangdong, Zhang Yun, menjelaskan robot memang handal untuk dipekerjakan di pabrik untuk meningkatkan jumlah produksi.Namun mereka tidak bisa berfungsi dengan baik pada bidang yang lebih mengandalkan interaksi manusia.

(Vetra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.