Sipir Lapas Tasikmalaya Ditangkap Polisi Diduga Terlibat Narkoba

  • Whatsapp

Tasikmalaya – Kasat Narkoba Polresta Tasikmalaya, AKP Erustiana membenarkan, seorang Sipir Lapas Tasikmalaya berinisial DT, jumat (10/7/2015) ditangkap Satuan Narkoba Polresta Tasikmalaya.

Penangkapan DT seorang sipir Lapas (LP) Tasikmalaya itu, merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya, yang pernah diungkap tim Buser Narkoba Polresta Tasikmalaya, terhadap Napi di Lapas Tasikmalaya beberapa waktu lalu.

Muat Lebih

Penyelidikan mengarah pada satu nama yaitu DT yang beralamat di Jalan Empang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. ”Kita tangkap di rumahnya,” kata Erus pada 4 bintang melalui telepon Sabtu (11/7/2015).

Saat DT ditangkap dikediamannya, polisi menemukan satu paket sabu sekitar 0,5 gram dalam plastik bening yang disimpan di dalam dompetnya. Polisi juga mengamankan sebuah bong yang terbuat dari sebuah botol plastik bekas minuman sebagai alat penggunaan narkoba tersebut.

DT merupakan pegawai Lapas Tasikmalaya, bertugas sebagai penjaga keamanan. DT mengaku mendapatkan barang tersebut dari seorang narapidana berinisial D yang saat ini sudah menjadi tahanan di Lapas Tasikmalaya. ”Lucu memang, dia mendapatkan barang ini dari napi,” kata Erustiana.

Disinggung statusnya saat ini, Erustiana menegaskan pihaknya masih menetapkannya sebagai pengguna. Namun tidak menutup kemungkinan, statusnya berubah menjadi pengedar jika ada bukti-bukti pendukung dari hasil penyelidikan selanjutnya. ”Karena diduga masih ada lagi yang terlibat dalam peredaran narkoba di dalam lapas,Tasikmalaya, katanya.

Sementara, Kepala Lapas Tasikmalaya Julianto Budi Prasetyono pad wartawan, mengaku tidak terkejut dengan penangkapan DS oleh Satuan Narkoba Polres Tasikmalaya Kota karena memiliki narkoba.

“Kami sudah mencurigai DS suka make narkoba, namun itu masih kecuriaan saja dan saat ini juga dalam pemantauan kami,” kata Budi melalui saluran teleponnya pada 4 bintang Sabtu (11/7) pagi.

Menurut Julianto, yang bersangkutan tersebut merupakan petugas pindahan dari Lapas Bekasi. “Kalau kerja di sini (Lapas Tasik) saya kurang tahu, diperkirakan sudah lama juga,” katanya.

Mengenai sanksi kepada petugas lapas yang terlibat narkoba sudah jelas dan sudah ada peraturannya, yakni pemecatan kepada siapapun sipir yang terlibat Narkoba, kata Juliantao._****_

Pos terkait