Tim Gabungan Pemkot TasikmalayaTemukan Makanan dan Minuman Kadaluarsa

  • Whatsapp

Tasikmalaya – Tim gabungan yang terdiri dari unsur Pemerintah Kota Tasikmalaya, Kepolisian dan kejaksaan, pada H- 5 lebaran menemukan banyak parsel berisi makanan telah kadaluarsa yang tidak layak konsumsi dijajakan di Kota Tasikmalaya.

Dalam sidak, tim menemukan makanan asem dari Thailand yang tidak tercantum tanggal kedaluarsa, kurma dalam bentuk kemasan berkode 16 digit PIRT (Produksi Industri Rumah Tangga) dan tidak tercantum nama serta alamat produsen juga distributornya.Selain itu ditemukan sejumlah makanan dan minuman yang kemasannya rusak tapi masih dipajang.

Muat Lebih

Menurut Kepala Seksi Perlindungan Konsumen Dinas UMKM Indag Kota Tasikmalaya, Suparman pada 4 bintang Minggu (13/7) mengatakan, seharusnya dalam kemasan asem impor Thailand dan kurma tersebut bukan kode PIRT yang dicantumkan, tapi kode register makanan luar (ML).

“Dari hasil pendataan terhadap penjual, barang impor ter¬sebut didatangkan dari Bandung. Meski tidak tertera nama dan alamat produsen atau distributor dalam kemasan. Namun kami mendapatkan nama dan alamat produsennya dari penjual. Selanjutnya kita akan menindaklanjuti dengan mengirimkan surat kepada distributor atau produsen tersebut,” kata Suparman.

Pihaknya juga fokus memeriksa batas tanggal kadaluarsa makanan dan minuman yang biasa dikonsumsi warga di saat Lebaran, yakni di antaranya kue kaleng, sirup, makanan ringan, coklat, dan lainnya. Adapun barang impor yang tidak mencantumkan kode register, makanan kadaluarsa dan kemasan rusak telah ditarik dari beberapa Super Market di wilayah Kota Tasikmalaya, katanya. __*****__

Pos terkait