Kasat Reskrim Banjar Terima Rekaman Kasus Dana Bansos

  • Whatsapp

Banjar – Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Pol Sohet membenarkan telah menerima laporan Ketua Aliansi Masyarakat Banjar Peduli Hukum dan Keadilan, dalam kasus bukti rekaman percakapan diduga melibatkan mantan Walikota Banjar, dr. Herman dan beberapa anggota DPRD Kota Banjar dalam kasus dana Hibah “Bansos” 2013 lalu.

Kasat Reskrim mengatakan, kalau rekaman mau kita jadikan sebagai alat bukti harus kita kirim ke lembaga yang memiliki sertifikasi untuk menyatakan keabsahan apa yang terdapat dalam rekaman tersebut. “Namun kita juga minta laporan itu dibuat secara tertulis,” katanya.

Muat Lebih

“Harus dipahami ini membutuhkan proses panjang karena harus melalui Cyber Crime Mabes Polri. Kami juga harus memeriksa ahli hukum pidana dan ahli hukum-hukum yang lain. Karena tidak serta merta rekaman bisa langsung jadi alat bukti tindakan korupsi,” kata Sohet.

Sementara, Ketua Aliansi Masyarakat Banjar Peduli Hukum dan Keadilan Her Her Rohilin mengatakan, pihaknya melaporkan bukti rekaman yang berisi persekongkolan yang melibatkan beberapa pejabat Kota Banjar. Kita harap ini bisa jadi alat bukti sebagai jalan masuk kasus Bansos ini benar-benar terungkap,” kata Her Her pada Wartawan di Mapolres Kota Banjar, kemarin siang.

Her Her juga menerangkan, sempat terjadi perbedaan pendapat terkait pelaporan yang diterimanya. “Tadi di reskrim tidak mengenal konspirasi ada juga persekongkolan. Jadi kami diminta membuat laporan tertulis berbentuk laporan informasi,” paparnya.

Selain rekaman polisi juga meminta, kami melengkapi berkas lain yang menguatkan dugaan telah terjadinya tindak pidana korupsi. “Selain rekaman ini kami juga disarankan melampirkan alat bukti lain. “Kami akan melengkapi semua data-data yang dimintah oleh penyidik Polres Banjar, secepat mungkin semuanya akan disusun kembali, termasuk akan membauat laporan tertulis, kata Her Her _****_

Pos terkait