Jalur Mudik Tasikmalaya Masih Normal

  • Whatsapp

Tasikmalaya – Kapolresta AKBP Asep Saefudin melalui Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota AKP Suharto mengatakan, jalur mudik arah Tasikmalaya masih terbilang normal. Namun meskipun jalur masih normal, petugas kepolisian terus melakukan penjagaan di masing-masing pos yang telah ditentukan.

Karena dikhawatirkan terjadi lonjakkan jumlah kendaraan yang masuk khususnya dari arah barat. “Mudah-mudahan tetap begini (landai), tapi kita tetap lakukan pengamanan dan pengawasan,” kata Suharto pada 4 bintang melalui telepon seluler kemarin.

Muat Lebih

Dari data Dinas Perhubungan di Jembatan Timbang Gentong, jumlah kendaraan yang masuk dari arah barat (Bandung-Tasik) di H-5 sebanyak 12 ribu kendaraan yang didominasi kendaraan roda dua. Arus sempat mengalami kepadatan beberapa saat di siang hari, tepatnya sama namun kendaraan bisa terus bergerak, kata Suharto.

Sementara, Kabid Humas Polda Jabar Kombes (Pol) Sulistyo Pudjo Hartono pada 4 bintang melalui telepon mengatakan, jumlah volume kendaraan tersebut, menurun dari tahun sebelumnya. Pihak Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mencatat sebanyak 400.343 pemudik melintas di Jalur Utara, Tengah, Selatan dan Tol Cipali. Katanya.

“Di H-5 s/d H- 3 ini jumlah volume kendaraan menurun sebanyak 43% dari tahun sebelum, kendaraan roda empat masih mendominasi yang melintasi daerah Jawa Barat. Dari catatannya roda empat yang melintasi Jabar sebanyak 250.917, sedangkan roda dua sendiri hanya sebanyak 149.426.

Hal tersebut didasari, masih banyaknya masyarakat yang belum mendapatkan jatah libur Lebaran, kemungkinan puncak arus mudik tahun ini jatuh pada H-3, Rabu atau Kamis malam.Sejumlah antisipasi kemacetan maupun penumpukan kendaraan sudah kami siapkan, contohnya yah seperti rekayasa lalu lintas sudah kita siapkan untuk antisipasi kemacetan tersebut,” kata Pudjo.

Dari H-6 dari keempat jalur yang dilalui pemudik, tercatat sebanyak 208.931 ribu pemudik melintasi Jalur Tengah. “Kalau di Pantura hanya dilintasi sebanyak 62.837, untuk Selatan 34.972 ribu, sedangkan tol Ciapli sendiri tercatat 34.972 kendaraan melintasi tol baru tersebut,” katanya.

Sementara, Eor Iptu Atang Rustandi petugas di Pos Pelayanan dan Pengamanan, di jalur alternatif nasional (Garut-Tasik via Singaparna), mengatakan, kendaraan yang lalu lalang masih didominasi oleh kendaraan local, ini mungkin pengaruh dibukanya Tol Cipali. _****_

Pos terkait