Dua Pencuri Spesialis Minimarket Lintas Provinsi Dibekuk Polisi Tasik

  • Whatsapp

TASIKMALAYA,JP.COM– Dua orang spesial pencuri di minimarket berinisial AN (44 tahun) dan DW (37) ditamgkap anggota Satreskrim Polres Tasikmalaya yang yang terjadi di Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya pada Minggu (10/11). Kedua pencuri itu ditangkap di dua lokasi berbeda, DW ditangkap di Kabupaten Kuningan dan AN di Tasikmalaya.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra menjelaskan, kedua pelaku adalah jaringan komplotan pencuri minimarker lintas provinsi. “Mereka ini bekerja lintas kabupaten dan lintas provinsi. Target mereka minimarket. Sudah ada tujuh TKP di beberapa wilayah di Jabar dan Banten,” kata dia.

Muat Lebih

Tertangkapnya pelaku awalnya polisi menerima laporan telah terjadi pencurian di sebuah minimarket di Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmaya. Setelah dilakukan penyilidikan, polisi berhasil menangkap salah satu pelaku berinisial AN pada 17 November.

Setelah dilakukan pengembangan, polisi menetakan dua nama lainnya yang ikut melakukan aksi pencurian tersebut. Pada 19 November, polisi menangkap seorang lainnya berinisial DW. “” kata dia, Kamis (28/11).

Dony mengatakan, diduga para pelaku melakukan aksinya lintas kabupaten/kota di beberapa provinsi. Berdasarkan hasil pemeriksaan dari tersangka yang sudah diamankan, selain mencuri di minimarket di Kecamatan Salawu, para pelaku juga melakukan aksinya di enam minimarket lain di berbagai wilayah.

Dony menjelaskan, sebelum melakukan para pelaku mengintai minimarket yang diincar. Jika dianggap aman, para pelaku baru melakukan aksinya dengan merusak kunci dan masuk ke dalam minimarket. Selain itu, pelaku juga merusak kamera pengawas atau CCTV untuk menghilangkan jejak.

Dari minimarket itu, pelaku mengambil sejumlah barang seperti rokok dan susu, juga uang tunai. Barang-barang itu dijual kembali ke pedagang eceran dan warung. Rata-rata minimarket yang sudah disatroni para pelaku mengalami kerugian antara Rp 20 juta antara Rp 30 juta. “Mereka ini pencuri spesialis minimarket,” kata dia.

Dony mengatakan, saat ini polisi masih mendalami kasus itu dan berkoordinasi dengan Polres di wilayah lain. Pasalnya, satu orang pelaku masih buron. Atas perbuatannya itu, mereka akan dikenakan dengan Pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman penjara tujuh tahun.(rev)

Pos terkait