KPAI: Laporkan Jika Sekolah Larang Siswa Ikut UN Karena Nunggak SPP

  • Whatsapp

JAKARTA- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengancam pihak sekolah yang melarang anak didiknya ikut ujian karena menunggak SPP, KPAI tak segan-segan akan menyeret pihak sekolah ke ranah hukum.

“Kami mengecam kalau masih ada sekolah semacam itu,, tindakan pihak sekolah yang jelas melanggar hak anak, padahal uang SPP itu adalah tanggung jawab orangtua, bukan kewajiban siswa) ya yang dihukumnya siswa dong.” kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti saat dihubungi jurnalpriangan.com.

Kepala Sekolah yang menghalangi siswa mengikuti ujian dengan alasan finansial, kata Retno, jelas tak bermoral. USBN maupun UN adalah hak pendidikan yang wajib diterima semua siswa apapun kondisinya.

Sebaliknya, sekolah harusnya membantu mencari solusi bagi si anak yang menghadapi masalah finansial tersebut. Pernyataan Retno disampaikan, mengingat beberapa waktu lalu, kondisi siswa tak bisa ikut ujian karena belum membayar SPP terjadi di salah satu SMA negeri di Riau.

“Dengan sangat jelas ini melanggar hak-hak anak, dan kasus semacam ini seringkali terjadi di berbagai sekolah di Indonesia, terutama sekolah swasta. Apalagi ini sekolah negeri, milik pemerintah. Pemerintah wajib memenuhi hak atas pendidikan anak-anak di wilayahnya,” tegas Retno. (dew)