Pengganti Abah Anom dan 3 Bukti Otentik Kemursyidan Abah Aos

  • Whatsapp
pengganti abah anom suryalaya

MASIH ada saja yang bertanya siapa pengganti atau penerus Abah Anom Suryalaya. Padahal sudah jelas bukti Otentik Kemursydan Abah Aos (Syeikh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul Al Qodiri). Mengenai masalah ini  mantan dosen Institut Latifah Mubarokiyah Suryalaya) memberikan kesaksian sebagai berikut.

Menurut dia ada 3 bukti otentik yaitu penerus Abah Anom adalah

Read More

1. Hanya yang memiliki kitab insan kamil lah itu penerus abah anom
2. Batu akik (batu ali) merah dalima di jari manis kiri abah aos
3. Sorban hirkoh kemusydan di tahun 1989

Tiga bukti ini dijelaskan secata rinci oleh dosen tersebut.

Suatu hari sejumlah mahasiswa IAILM ditugaskan untuk melihat kitab Insan Kamil yang konon katanya ada di pangersa Mama Akeh. setekah dicek ternyata benar kitab itu ada padanya. Semua siswa tepukau oleh keberadaan kitab tersebut. Tapi ada yang  penasaran kenapa kitab tersebut terlihat seperti fotocopy.

Beberapa jam telah berlalu dan akhirnya rombongan pulang serta pamitan.
Dalam perjalan pulang dari rumah Mama Akeh. SSang dosen ditelepon oleh Pangersa Abah Aos. “Dimana ust? Segera ke sirnarasa.” “Siap bapa (abah aos) . ”

Sesampainya di Sirnarasa, Panjalu. Kemudian dosen tersebut ditanya

“Dari mana?”
“Habis dari Mama Akeh , pangersa”
“Ada apa?”
“Itu bapa, lihat kitab insan kamil miliknya Mama Akeh”
“Ohhhh itu mah bapa juga punya, tunggu sebentar” kemudian pangersa Abah Aos pergi sebentar ke ruang kitab dan mengeluarkan kitab insan kamil
“nih bapa juga ada”

Sang dosen terperangah. Ternyata kitab yang ditunjukan pangersa Abah Aos adalah kitab yang asli dan ada coretan sama persis seperti yang di Mama Akeh. Hanya saja ini lebih lusuh dan ada tanda tekanan pada oretab ballpoint.

Sesudah itu pangersa bapa melepaskan batu akiknya yang di seblah kiri.

“Nih coba pake, itu pemberian dari Abah Anom ketika bapa selesai riadoh 7tahun duduk di samping kiri Anom Tiap malam. ”

Kemudian sang dosen dipakaikan sorban

“Ini adalah soban dari Abah Anom , diberikan tahun (kalau tidak salah 1989) sambil mengucapkan goreskan manaqin itu sedikit”

Dmikianlah rahasia bukti otentik 3 kotak hitam yang selama ini dicari orang yang tengah kehilangan Abah Anom..

Abah Anom Qs dan penerusnya Syaikh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul Ra atau Abah Aos, padahal sudah jelas-jelas dan nyata dan tidak samar lagi. Sekiranya mereka melek, sesungguhnya bukti otentik kemursyidan itu sudah jelas dan terang dengan adanya pemberian nama “SIRNARASA” yang berada Di dusun Cisirri, beliau adalah “Syekh M. Abdul Gaos Saefulloh Maslul R.A” seorang “Mujaddid”,

Salah satu bukti bahwa beliau adalah penerus kemursyidan Tqn Suryalaya yang ke 38 dapat kita saksikan dan lihat dengan kepala telanjang adalah beliau selalu mempertahankan sunah-sunah Guru Agung dan menyempurnakannya sampai kemasjid-masjid ibu kota bahkan sampai ke palestina dan tempat yang belum diijak oleh manusia kecuali oleh pangersa Abah Anom, beliau diperintahkan untuk mendatangi dan beliau menginjak tapak (napak tilas) bekas Abah Anom, mustahil kita bisa mengenal sepenuhnya siapa guru kita “Abah Anom” kalau bukan dari beliau (Abah Gaos).

40 tahun tidak bergeser sedikitpun walaupun badai menerjang dari atas bawah kanan dan kiri tetap khidmat dan istiqomah hingga kini, berdiri kokoh menembus bumi, tidak tidur, beliau penyelamat dunia (Rohmatan Lil alamin) apabila tidak seperti itu dan tidak ada satupun dimuka bumi ini maka semua akan berdosa.

“Saefulloh Maslul” Panglima Cholid bin Walid 15 abad pada zaman Rosululloh SAW yang lalu kini telah dihidupkan kembali oleh Guru kita “Syekh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin QS” untuk menghadapi 100 tahun kedepan, “ada saksinya” yang masih hidup. Seorang yang sudah teruji kesetiaan hidmatnya , seorang figur yg sangat kita hormati bersama, seorang pengamal TQN terpanjang pada masanya, Seorang yang sudah terbukti kesucian qalbunya, yaitu Pangersa Akeh, kita tunggu keberanian beliau.

Patut kita syukuri seorang Abah Gaos Ra sudah membuka mata hati kita dengan sejarah dan peradaban. Inilah Panglima Cholid bin Walid versi Guru Agung Pangersa Abah Anom Qs. Saat ini bumi terus berguncang “gemas” melihat perilaku-perilaku munafik seseorang dan pura-pura tidak tau, dengan dalih mengklaim tidak ada bukti otentik.

Akan tetapi semakin ditutup-tutupi maka semakin banyak bala dan bencana di muka bumi ini. Sunah Rosul akan selalu berulang, setebal apapun upaya menutup bumi ini dengan beton kedengkian, tunas akan tetap menembus permukaan bumi seperti rembesan air. Pohon itu tumbuh tidak dibarat dan di timur tapi ujung-ujung di Cisirri. “Terbit di Suryalaya terbenam di Sirnarasa”.

Pangersa Abah Gaos pernah berkata di hadapan beberpa ikhwan di bekasi ba’da sholat ashar sebelum manakib dibulan Rojab. Sabda Beliau” Nanti akan saya suruh malaikat dan jin berkumpul di Suryalaya untuk mendengarkan apa yang akan saya sampaikan pada tanggal 11 Sya’ban1433 H ”

Related posts