15 Ular Kobra Teror Warga Tasik, Suami-isteri Ngungsi di Mertua

  • Whatsapp
teror ular kobra ditasik

TASIKMALAYA, JURNALPriangan.com: Kembali warga Tasikmalaya dihebohkan dengan peristiwa langka, kali ini menimpa warga Perumahan Tata Lestari RT 04/10 Desa Cikadongdong, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam sepekanĀ  terakhir ini mereka digegerkan dengan kemunculan ular kobra yang masuk ke dalam rumah. Warga cuirga ular kobra itu dari rumah kosong yang ada tamannya.

Muat Lebih

Belasan ular kobra ditemukan di beberapa rumah warga. Tiga ekor ular berhasil ditangkap warga dalam keadaan hidup-hidup dan yang lainnya kabur, tapi ada juga yang mati.

Warga Cikadongdong Tahyudin membenarkan bahwa di kompleksnya ditemukan ular. Menurut dia ular masuk ke rumah warga di blok belakang yang berdekatan dengan sawah. Ular sepanjang kurang lebih 35 centimeter itu ditemukan pertama kali oleh Widia di Blok F. Saat itu dia kaget saat masuk rumah ada ular di depan pintu.

“Ih pokoknya saya kaget, menjerit dan minta tolong ke tetangga agar ular di pojok pintu itu segera disingkirkan,” katanya, Senin (16/12).

Beberapa tetangganya langsung melihat ular tersebut dan berusaha mengusirnya dari rumah. Dan akhirnya ular tersebut berhasil ditangkap lalu dimasukan ke dalam botol air mineral. Widia lega, namun belum berani masuk rumah, karena khawatir ada lagi ular lain yang masih bersarang di kamar atau rumahnya.

Belum hilang kekhawatiran Widia, suami Widia kembali menemukan ular kobra siang hari. Saat itu Sofyan hendak ke kamar mandi. Tapi alangkah kagetnya karena di pojokan kamar mandi ada ular kecil. Sofyan berusaha mengusirnya dengan gagang sapu. Namun ular itu sangat liar. Tubuhnya seukuran telunjuk orang dewasa dengan panjang antara 25 hingga 50 sentimeter.

“Mau ke kamar mandi tahunya ada ular kobra di pojokk, saya berusaha untuk mengusirnya tapi ular itu sangat lincah,” katanya.

Pasangan suami- istri Widia dan Sofyan bersama anaknya terpaksa harus mengungsi ke rumah orang tuanya yang masih sekompleks.

“Sekarang takut masuk rumahlagi. Coba kalau sedang tidur ada ular kumaha. Untuk sementara saya ngungsi dulu ke mertua,” kata ibu muda ini ketakutan.

Menurut pengakuannya seminggu lalu dia melihat ular seukuran gagang sapu saat mencuci. Beberapa anak kecil di Perumahan itu juga sempat melihat ular kobra.

“Kami terus terang terganggu sekali, kejadian ini baru pertama kali. Memang sih sebelumnya ditemukan ular tapi tak sebanyak sekarang. Saya mah curiga ular itu bersarang di rumah kosong. Mungkin ada induknya di sana,” kata Ketua RW 10 Desa Cikadongdong, Dedi ZM.

Dia mengatakan, warga sudah menangkap lima ekor ular. Dua ular yang ditangkap sebelumnya telah dibunuh warga dan dibuang.

Ketua RW membenarkan dalam sepekan terakhir ini warga Perum Tata Lestari telah menangkap 15 ekor ular kobra.

(edi)