5 Fakta Baru Tewasnya Kepala SD di Tasikmalaya: Warga Lihat Cewek Sebelum Korban Meninggal

  • Whatsapp

3. Ditemukan Sperma di Kemaluan Korban

Polisi juga melakukan identifikasi untuk mengetahui penyebab kematian korban.Berdasarkan hasil identifikasi pada jasad korban ditemukan sperma di kemaluan korban.

Muat Lebih

“Tim identifikasi menemukan beberapa barang bukti berupa tisu bekas lipstik, manik-manik, sarung warna hijau kotak-kotak dan di kemaluan korban terdapat sperma,” kata Kepala Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro, Jumat (6/12/2019).

4. Polisi masih menyelidiki kematian korban

Dadang mengatakan, sampai sekarang pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian korban meski berdasarkan keterangan pihak rumah sakit pria itu meninggal akibat keracunan AC kendaraan.

“Kita akan selidiki lebih lanjut terkait adanya beberapa bukti yang ditemukan dari TKP,” ujarnya.

Diketahui, IS ditemukan tewas di sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi D 1469 ACU yang terparkir di pinggir jalan dekat Masjid, Pamoyanan, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu

Saat ditemukan, posisi korban berada di jok tengah dengan posisi jongkok dengan kepala mengarah ke belakang tanpa menggunakan celana atau setengah telanjang saat ditemukan.

Sementara pada jok depan terdapat celana panjang, celana dalam korban, serta tisu bekas lipstik.

Namun, dari hasil pemeriksaan luar pada tubuh korban tidak ditemukan adanya bekas kekerasan.

Korban ditemukan tanpa menggunakan celana atau setengah telanjang.

Sementara pada jok depan terdapat celana panjang, celana dalam korban, serta tisu bekas lipstik.

“Hasil pemeriksaan luar pada tubuh korban tidak ditemukan adanya bekas kekerasan.

Saat ditemukan jenazah seorang diri dalam keadaan meninggal,” jelas dia pada Kamis (5/12/2019).

Korban langsung dibawa ke RSUD dr Soekardjo untuk dilakukan pemeriksaan.

Tapi keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah tersebut.

“Korban merupakan ASN sekolah dasar,” ungkapnya.

Baca juga: Ini Dia Penyebab Kepala SD yang Meninggal di Mobil Avanxa

3 Diduga meninggal keracunan AC

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro mengatakan korban yang beralamat di Kampung Sukapancar, Desa Sukapancar, Kabupaten Tasikmalaya itu diduga meninggal karena keracunan AC di dalam mobilnya.

“Dari hasil analisis dokter, kulit korban memerah diduga keracunan dari AC (pendingin udara),” ujarnya.

Ditambahkan Dadang, korban yang berusia 57 tahun itu sebelumnya terlihat oleh warga seorang diri berada di kursi pengemudi mobil sambil memainkan telepon genggamnya.

Namun, ketika ditemukan keesokan harinya, korban meninggal di kursi belakang tanpa mengenakan celana. Ia menduga korban meninggal telah lebih dari 12 jam.

Pada tubuh korban juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Selain itu, tak ada barang-barang korban yang hilang, termasuk telepon genggam dan dompetnya.

“Dugaan sementara kita tetap karena keracunan AC. Tapi kita tetap akan melakukan penyelidikan dalam kasus ini,” kata dia.

4 Keluarga tolak otopsi

Kematian korban menimbulkan duka mendalam bagi keluarga, namun  Koswara (54)telah menerima peristiwa itu sebagai takdir dari Yang Maha Kuasa. Makanya pihak keluarga menolak jenazah untuk diautopsi

Jenazaha sudah dimakamkan di TPU sekitar kampung halamannya Kamis.

Menurut Koswara korban sempat berpamitan kepada keluarga pada Selasa siang. Malam harinya keluarga mencoba menelepon tapi tak ada respons. Dan siang harinya dapat kabar dari polisi bahwa korban sudah meninggal di Pamoyanan.

Koswara mengatakan korban adalah PNS dan kepala sekolah dasar di Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya. (rev)

sumber:kompas.com