Enam Hari Lagi Bisa Nonton Film di Indoxxi, Hacker Tasik Ngaku Bisa Bobol Meski Diblokir

  • Whatsapp

JURNALPRIANGAN.com: Para penonton film lewat online melalui situs streaming film ilegal Indoxxi masih punya waktu 6 hari lagi untuk menikmati film gratis. Sebab pad a 1 JanuariĀ  2020 pemerintah akan menutup situs tersebut. Pihak pengelola situs tersebut sudah memasang Pop-up pengumuman sbb: “Sangat berat, tapi harus dilakukan, terima kasih kepada seluruh penonton setia kami, terhitung sejak 1 Januari 2020, kami akan menghentikan penayangan film di website ini,” begitu isi pengumuman IndoXXI.

Namun para pecinta streaming film di Tasikmalaya tak akan kehilangan akal, mereka masih bisa menikmati film ilegal tersebut melalui aplikasi lain. Rencana penutupan situs streaming ini memang sempat ramai diperbincangkan netizen. Ada pro dan kontra. Yang kontra justru sangat menyayangkan sikap pemerintah tersebut, tapi yang pro menyambut baik kebijakan kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang akan memblokir situs yang menyediakan layanan hiburan ilegal, termasuk film dan musik secara ilegal.

“Jangan mau gratis saja atuh, bayar dong kalau nonton film,” kata Andi Suhendi warga Paseh penggemar film yang suka nonton lewat internet.

Dilansir jurnalpriangan.com dari Kompas.com, Kominfo pun menggandeng Direktorat Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, penegak hukum, dan Asosiasi industri kreatif untuk mengatasi peredaran karya secara ilegal. Baca juga: Riset: 63 Persen Konsumen Online Indonesia Streaming Video Bajakan Untuk saat ini, Kominfo baru akan menerapkan pemblokiran untuk situs streaming film ilegal. Pemerintah juga mencari cara untuk memberian efek jera bagi situs-situs “nakal” lainnya di masa mendatang.

“Di era digital, kekayaan (hak cipta) yang harus dilindungi. Kalau enggak nanti orang malas berkreasi,” kata Dirjen Aptika Kominfo, Samuel Abrijani Pangerapan, dilansir KompasTekno dari Antaranews.com. Dalam pengumumannya, Indoxxi juga beralasan hal senada, bahwa keputusannya adalah “demi mendukung dan memajukan industri kreatif Tanah Air”.

Kominfo beralasan pemberangusan situs streaming film ilegal cukup merepotkan. Sebab, pengelola situs tersebut “kucing-kucingan” alias berganti alamat agar tidak ketahuan pemerintah.

(revans)

Pos terkait