Kejadian Aneh Mulai Terlihat, di Tasik Ular Kobra, di Amerka Muncul `ikan penis` Pertanda Apa?

  • Whatsapp

JURNALPRIANGAN.com: Kemunculan binatang di muka bumi ini memang kerap dianggap hal alami. Karena musim hujan kah, atau fenomena alam lainyya. Baru-baru ini warga Perum Tata Lestari, Cikadongdong Tasikmalaya dihebohkan dengan kemunculan ular kobra dan kalajengking. Itu fenomena alam. Saat bersamaan di i Drakes Beach, California, Amerika Serikat ribuan ikan yang menyerupai penis terdampar. Publik pun terkejut.

Iklan penis ini memang jarang dilihat di Indonesia, Namun di beberapa dunia, ikan penis bukan pemandangan langka bahkan ada yang mengonsumsinya sebagai makanan. Berikut fakta seputar ikan penis mengutip dari dream.co.id

Nama ikan penis sebetulnya hanya julukan di beberapa negara. Binatang ini memiliki nama ilmian Urechis Unicinctus. Binatang ini termasuk dalam spesies cacing sendok yang hidup di laut.

Tubuhnya memiliki panjang antara 10-30 centimenter berbentuk sislinder dengan warna perpaduan kuning-cokelat.

2. Punya banyak Julukan

Seperti spesies sejenisnya, ikan ini tinggal dan hidup di dalam pasir dan lumpur. Julukan lain bagi Urechis Unicinctus adalah fat innkeeper worm cacing gemuk penjaga karena sering ditemukan hewan lain di habitatnya.

3. Cara Hidup ikan penis

Spoonworm ini menciptakan liang berbentuk U di sedimen lunak dasar laut. Cincin kelenjar di bagian depan belalai mengeluarkan lendir yang menempel pada dinding liang. Cacing terus mengeluarkan lendir saat bergerak mundur di liang sehingga menciptakan jaring lendir. Cacing menarik air melalui liangnya dengan menggerakan tubuh dan partikel makanan yang melekat pada jaring.

Ketika cukup makanan dikumpulkan, cacing bergerak maju di liangnya dan menelan jaring dan makanan terjerat.

4. Jadi Bahan Makanan di Korea dan China

Tahukah kamu jika ikan penis juga digunakan sebagai bahan makanan di Korea. Binatang ini dimakan secara mentah dengan menambahkan garam dan minyak wijen atau gochujang . Pasar makanan ini tersebar di Korea, Jepang, dan sampai pantai Pasifik.

Tak hanya di Korea, ikan penis juga sering jadi masakan di Tiongkok. Cacing ini digoreng dengan sayuran, atau dikeringkan dan dijadikan bubuk untuk digunakan sebagai penambah umami .

Ini juga digunakan sebagai umpan memancing untuk ikan seperti ikan flounder dan sea ??bream.

Dilaporkan New York Post, seorang ahli menulis untuk Bay Nature, badai diduga menyebabkan ribuan cacing itu terdampar ke Pantai Drakes.

Ivan Parr, seorang ahli biologi dari Western Section of the Wildlife Society melihat fenomena ini pada 6 Desember 2019. Dia menjelaskan bahwa cacing itu berukuran 10 inci. Biasanya cacing itu ditemukan bersembunyi di lumpur atau pasir, tetapi badai kemungkinan membawa mereka ke darat.

“ Saya telah mendengar teori imajinatif orang-orang mengenai kapal barang bratwurst yang rusak,” tulis dia.

Tetapi, Parr menjelaskan bahwa kecelakaan kapal sosis bukanlah penyebab adegan ini.

” Badai yang kuat- terutama selama tahun-tahun El Nino- benar-benar mampu mengepung zona intertidal, memecah sedimen, dan membiarkan isinya terdampar di pantai,” kata dia.

sumber https://www.dream.co.id/

Pos terkait