Misteri Tanjakan Puspa Gentong: Banyak Truk Terguling Menjelang Subuh

  • Whatsapp

TASIKMALAYA, JURNALPRIANGAN.com: Tanjakan Puspa Gentong, Kadipaten  Kabupaten Tasikmalaya memang ekstrim.  Senin (23/12) pagi truk bermuatan pasir yang overload  diduga tak kuat nanjak.

Meski tak ada korban jiwa, namun sempat menimbulkan kemacetan beberapa jam. Kendaraan dari arah Tasikmalaya menuju Bandung dan sebaliknya terlihat mengantre. Parahnya lagi muatan pasir pun tumpah ke jalan, sehingga rawan kecelekaan.

Untung polisi bertindak sigap. Kepala Pos Pam Letter U Gentong Ipda Soni Alamsyah mengatakan truk bernomor polisi D 9150 AF itu memuat pasir Galunggung dari Tasikmalaya menuju Garut. Tapi saat berada di Tanjakan Puspa, bus yang disopiri Saepudin (55) tak kuat nanjak.

Karena jalan menanjak dan tikungan tajam, dudukan per kendaraan, dan mobil tak bisa naik,” kata dia saat ditemui di Jalur Gentong, Senin. Dia menyebutkan, muatan pasir tumpah ke jalan raya. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 2 juta.

Petugas kepolisian langsung melakukan evakuasi. Sekira satu jam kemudian, kendaraan dan muatan berhasil dievakuasi. “Arus sudah bisa berjalan seeprti biasa. Alhamdulillah saat ini lancar,” kata dia.

Tanjakan Puspa Gentong

Pada awal Tahun 2019 terjadi kecelakaan yang melibatkan truk tronton dengan sebuah mobil di Tanjakan Puspa Gentong sekitar pukul 22.30 WIB, dalam kecelakaan itu seluruh penumpang mobil Toyota Agya yang berjumlah empat orang tewas di lokasi kejadian.

Keempat korban yang tewas merupakan satu keluarga, yaitu ayah, ibu, anak, dan seorang menantu asal Jalan Sukamulya 5, Kabupaten Ciamis.

Kejadian berawal saat truk tronton bernomor polisi D 9472 AE secara perlahan menaiki tanjakan Gentong dari arah Tasikmalaya-Bandung.

Truk mengambil lajur kanan jalan, sedangkan mobil korban dan dua mobil lainnya berada di belakangnya.

Saat mobil korban berupaya menyalip truk ke laju kiri jalan, truk bermuatan pasir tersebut mundur dan menabrak tiga mobil di belakangnya. Mobil Agya berwarna merah bernomor polisi D 1496 ADJ ringsek tertabrak dan terhimpit sampai ke parit jalan.  Jajang Suhendi (35) mengaku kecelakaan terjadi akibat rem kendaraannya blong.

Menurut warga sekitar tanjakan puspa gentong memang  belok dan menanjak. Kalau malam hari gelap, pemerintah tak memasang lampu penerangan jalan. Kerap terjadi kecelakaan di tempat itu, ada khabar mistis bahwa ada makhluk gaib di Tanjakan puspa tersebut. Beberapa sopir mengakui saat memasuki tanjakan puspa terasa berat.

(Revans)

 

Pos terkait