Nekad Berenang di Kawasan Terlarang, Wisatawan Pangandaran Tewas Tenggelam

  • Whatsapp

 

PANGANDARAN, JURNALPRIANGAN.com: Nekad berenang di kawasan terlarang, seorang wisatwan asal Bogo tewas di tenggelam saat berenang di Pantai Barat Pangandaran. Dia ditemukan tak bernyawa di Kampung Turis Pamugaran, Kecamatan Cikembulan, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (28/12/2019) sekitar pukul 10.45 WIB. Korban bernama Parlin Parulian warga Cibogo Permai 4/76, Cimahi Selatan, Kota Cimahi itu berenang bersama rekannya, Sebastian Yoel di Blok Pamugaran

Informasi dari Dodo Taryana, Ketua Balawista Pangandaran kedua wisatawan tersebut memaksa berenang di kawasan terlarang yang memang ombaknya berbahaya. Dia sudah berkali-kali diingatkan jangan berenang di kawasan itu. Spanduk larangan berenang sudah terpasang, namun korban mengaku bisa menaklukan pantai Selatan. Rupanya dia menantang alam.

“Spanduk peringatan larangan berenang terpampang jelas. Bahwa di sepanjang Blok Pamugaran tak boleh berenang, tapi beberapa wisatawan tetap memaksa,” kata Dodo Taryana kepada HR Online.

Dodo menceritakan kronologis tewasnya dua orang wisatawan yang nekat berenang di Blok Pamugaran. Ketika itu Parlin Parulian dan korban Sebastian Yoel nekat berenang ke tengah. Temanya Yulius Palentino Simanjuntak bergegas menolong Parlin Parulian dan Sebastian Yoel, namun ombak sangat kuat. Yulisu hanya mampu mampu menyelamatkan Sebastian Yoel. Sedangkan Parlin Parulian terbawa arus sampai ke tengah laut,

Tim SAR gabungan dan Balawista langsung turun tangan. Dia mencari korban di sekitar lokasi. Akhirnya ketiga orang itu berhasil ditemukan dalam kondisi lemas. Selanjutnya mereka dibawa ke Puskesmas Cikembulan namun Parlin Parulian sudah tak bernyawa.

(kusnadi)