Ngeri…! Truk Tronton Hantam Ruko, Sekeluarga Meninggal

  • Whatsapp

CIANJUR,JURNALPRIANGAN – Ngeri pisan ninggalina begitulah kata warga yang melihat truk tronton yang nabrak ruko di Pasar Gekbrong, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Selasa (17/12/2019) malam. Dalam kejadian itu tiga orang tewas. Mereka adalah sekeluarga yang tewas karena reruntuhan rumah yang ambruk tertabrak mobil.

Informasi dari salah seorang saksi mata di tempat kejadian perkara, Cecep Sumpena (33) dia sempat mendengar suara mendesis dari truk maut sebelum kecelakaan maut itu. Dia melihat dengan mata kepala sendiri truk tersebut lalu mundur dan menabrak sebuah rumah hingga runtuh.

Muat Lebih

Sekeluarga di rumah tersebut tertimbun, tiga di antaranya tewas. Kejadiannya  Selasa (17/12/2019) sekitar pukul 23.00 WIB.

“Suaranya mendesis keras, kami sekeluarga terbangun, lalu beberapa saat kemudian terdengar suara tumbukan dan gemuruh, suami lari keluar melihat truk sudah menubruk rumah tetangga yang berada di seberang,” katanya.

Cecep menjelaskan lainnya pun ikut berhamburan keluar rumah melihat keadaan.
Ada yang berteriak minta tolong karena ada korban yang tertimbun. “Semua panik, ada yang menelepon petugas dan beberapa saat tim polisi datang,” katanya.

Warga Kampung Gekbrong RT 01/03, Desa Gekbrong, Kecamatan Gekbrong, Cianjur ini pun mengaku tak bisa tidur setelah kejadian tersebut.

“Semalaman begadang, karena depan rumah dipakai jalan mobil dari arah Sukabumi, khawatir ada yang blong lagj,” katanya.
Ia mengatakan, tetangganya tersebut baru mengontrak dan berjualan kelapa parut di Pasar Gekbrong.
“Ada korban tewas tiga orang dari kecelakaan ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, kejadian ini merupakan kejadian kedua kalinya. Sebelumnya tiga toko yang berada di pinggir jalan juga rusak ditimpa truk rem blong. Namun saat itu tak ada korban jiwa karena toko sedang kosong.

Sedangkan dua anggota keluarga selamat¬† “Kami menerima kabar sekitar pukul 23.00 WIB langsung menuju TKP, tengah malam langsung terselamatkan dua orang,” kata Ade.

Korban meninggal dievakuasi malam tadi dalam kondisi meninggal. Lalu korban meninggal kedua dievakuasi Subuh pukul 05.00 WIB. Korban merupakan anak berusia delapan tahun.

“Terakhir anak lagi umurnya sekitar dua tahun yang ditemukan pagi ini,” kata Ade.

Unsur yang terlibat Polri, TNI, relawan RAPI, Damkar, dan Brotherhood.

(trbunjabar.co.id)

Pos terkait