Awalnya Kenalan di Facebook Warga Tasik Dirampok Orang yang Ngaku Polisi

  • Whatsapp

TASIKMALAYA, JURNALPRIANGAN.com: Hati-hati dengan kenalan di facebook. Bisa jadi bakan berakbiat fatal. Seperti yang dialami Mubin Mubarok warga Kampung Pasirganas Desa Kubangsari Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Dia harus kehilangan harta bendanya setelah berkenala dengan seseorang di facebook.

Ceritanya begini, Mubin berkenalan dengan seseorang yang bermaksud tukar sepeda motor. Komunikasi pun dilaksanakan secara inten. Dan akhirnya sepakat ketemu di Jalan Raya Cipatujah Kampung Lapang pda tengan malam sekitar pukul 23.30. Mubin tak curiga meskipun kondisi sekitar sepi. Singkatnya mereka bertemu setelah menunggu, bicara ngalor ngidul dan akhirnya sepakat tukar motor.

Muat Lebih

Namun saat korban sedang transaksi, tiba-tiba datang empatt orang yang ngaku polisi. Mubin kaget karena dituduh sebagai pelaku kejahatan. Bukan cuman itu dia jugadidong dengan senjata jenis revolver yang belakangan ternyata adalah mainan. Karena ketakutan, korban akhirnya menyerah saat sepeda motor dan hanpunnya dirampas kawanan perampok itu.

Tak cuman disitu dia juga dipukuli dan tangannya diikat kemudian dimasukan ke dalam mobil. Beuntung para perampok itu tak menghabisi nyawanya. Mubin lantas diturunkan di Cimanuk Kecamatan Cikalong dengan kondisi terikat. Keesokan harinya korban ditemukan warga.

Korban bersama warga lalu melaporkan kejadian itu ke polisii, tak berapa lama Jajaran Satreskrim Polres Tasikmalaya berhasil mengungkap kasus perampokan dengan kekerasan itu. Polisi menangkap lima pria masing-masing l ISA (34) alias acong dan RIK (16) alias Ideng warga Pasirboled Desa Harundang Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang Banten.

Polisi juga mengankan JIR (19) alias Rama, INJ (29) dan RIF (19) warga Kampung Pojok Desa Cilolohan Kecamatan Tanjungjaya Kabupaten Tasikmalaya.

“Kami tak butuh waktu lama untuk menagkap kawanan perampok itu, setelah menerima laporanĀ  kami langsung bergerak dan menangkap para pelaku serta mengamankan seluruh barang bukti antara lain pistol mainan berisi korek api, HT (handy talky), HP korban, kendaraan pelaku serta sepeda motor korban,” kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Dony Eka Putra S.IK saat menggelar konferensi pers di Mako Polres Tasikmalaya, Selasa (31/12/2019). Kelima pelaku, kata Dony, dijerat dengan pasal 365 KUHP dan diancam kurungan 12 tahun penjara.

(edi kusnadi)

Pos terkait