Dipatuk Ular Kobra di Sawah, Aki Emuh Tukang Cendol Asal Purbaratu Meninggal Dunia

  • Whatsapp

TASIKMALAYA, JURNALPriangan.com: Kakek Emuh warga Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya meninggal setelah dipatuk ular kobra saat mencangkul di sawah. Aki Emuh yang dikenal sebagai tukang cendol ini tinggal di Kampung Awiluar, RT 01, RW 02, Kelurahan Singkup, Kecamatan Purbaratu. Dia meninggal di Rumah Sakit dr Soekardjo Tasikmalaya.

Berdasarkan Informasi, sebenarnya Aki Emuh dipatuk ular pada Kamis (9/1) siang sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu dia sedang mencangkul di Kampung Ciwidey, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu. Meskipun sudah tua Aki Emuh masih kuat kerja di sawah. “Ketika sedang mencangkul ada kobra hitam seukuran jari tangan dan mematuk betik bapak saya,” kata Jafar Sidik (39) anak Aki Emuh.

Karena takut terjadi apa-apa, Aki Emuh pulang ke rumah. Sata itu memang belum kerasa apa-apa tapi pas Jumat Subuh terasa demam dan muntah-muntah. Melihat kondisi yang sudah kritis lalu dibawa ke dokter terdekat, tapi kondisi Aki Emuh tak kunjung membaik. Bapak tujuh anak ini lalu dibawah ke IIGD RSUD dr Soekardjo untuk dirawat.

“Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, lalu bapak dirawat di ruang melati. Sabtu sekitar pukul 17.00 WIB, bapak dipanggil Allah SWT,” katanya. Jelas dia, akhirnya pihak keluarga segera membawa jenazah korban ke rumah duka. Setelah dimandikan dan disalatkan di masjid dekat rumahnya, selang beberapa jam korban dimakamkan di pemakaman Tonjong.

Seperti diberitakan warga Tasikmalaya belakangan ini geger dengan penemuan ular kobra. Tak hanya itu, bahkan kalajengking pun lebih dulu bermunculan di permukiman warga.

Munculnya anak ular kobra ini bikin geger warga Tasikmalaya. Jenis ular berbisa itu ditemukan warga di kawasan perumahan.

Disebutkan, sudah ada 10 anak ular kobra yang ditemukan di perumahan Tata Lestari, Desa Cikadongdong, Kabupaten Tasikmalaya.

Awalnya, ular kobra ini pertama kali ditemukan sejak seminggu lalu