Hoax..! Tak Ada Pengambilan Organ Siswi SMPN 6 Tasikmalaya, Baca Keterangan Resmi Polisi

  • Whatsapp

TASIK, JURNALPriangan.com: Polisi terus bekerja keras mengungkap penyebab dibalik meninggalya Del (13) siswi SMPN 6 Kota Tasikmalaya. Polisi menemukan fakta baru bahwa di kepala dan tangan kiri lebam, sementara lidahnya tergigit kuat. Namun polisi belum menyimpulkan apa-apa.

“Kami mulai mengungkap sedikit-sedikit penyebab kematian korban, namun kami belum bisa menyimpulkan apa-apa. Mudah-mudahan kasus ini segera terungkap,” kata Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Dadang Sudiantoro kepada wartawan.

Muat Lebih

Dadang meminta masyarakat untuk tenang serta tidak terprovokasi dengan informasi yang tidak benar terkait dengan kasus ini.

“Kami akan tindak tegas pelaku penyebar berita hoaks yang dapat menyebabkan suasana menjadi tidak kondusif,” ancamnya.

Dia berharap semoga penyidik diberikan kemudahan dalam mengungkap kasus ini. “Mohon doanya dari semua piihak, agar kasus segera terungkap,” pintanya.

Selengkapnya berikut rilis dari polres Tasikmalaya.

Piket Reskrim bersama dengan Unit Inafis dan Polsek Cihideung telah mendatangi TKP ditemukan orang meninggal dunia di dalam gorong-gorong saluran air pada Senin, 27 Januari 2020 sekira jam 15.30 wib di Depan SMPN 6 Kota Tasikmalaya Jl. Cilembang Kel. Cilembang Kec. Cihideung Kota Tasikmalaya.

Pada hari Senin tanggal 27 Januari 2020 sekira jam 14.30 wib saksi sdr. ENGKOS menerima pemberitahuan dari saksi sdr. TETENG bahwa saluran air depan SMPN 6 tersumbat dan tercium bau busuk menyengat. Dari informasi tersebut saksi berinisiatif menusuk-nusuk sumber sumbatan pada saluran air namun tidak bisa sehingga gorong-gorong dibongkar dari bagian atas dan terlihat ada kaki manusia sehingga melaporkan ke Pihak Kepolisian.

Anggota Polri dari Polres Tasikmalaya Kota dan Polsek Cihideung melanjutkan membongkar gorong2 dan menemukan mayat berjenis kelamin perempuan dengan posisi terlentang menggunakan pakaian sragam pramuka, tas sekolah masih ditangan korban, dan krudung masih melingkar di leher korban.

Bahwa di dalam tas korban berisi buku-buku dan terdapat identitas korban atas nama DELIS SULISTINA.

Bahwa pada saat ini sudah ada orang tua yang mengakui jika korban tersebut adalah anak kandungnya yang hilang sejak hari Kamis tanggal 23 Januari 2020 serta atas kehilangan tetsebut orang tua korban sudah malaporkan kehilangan anaknya Ke Polsek Mangkubumi pada hari Jumat tanggal 24 Januari 2020.

Hasil penyelidikan diketahui bahwa korban adalah DELIS SULISTINA, 13 tahun, Pelajar, Sindangjaya Rt. 004 / 008 Kel. Linggajaya Kec. Mangkubumi Kota Tasikmalaya.
Tindakan Yang Telah Dilakukan :
– Mendatangi TKP
– Melakukan olah TKP
– Mengumpulkan ket. Saksi-saksi
– Mengamankan barang bukti
– Menghubungi pihak keluarga
– Membawa korban ke RSUD dan mengajukan Visum Et Repertum

Hasil pemeriksaan dokter RSUD Dr.Soekardjo menyimpulkan bahwa korban mengalami kekerasan. Ada luka memar di beberapa bagian tubuh dan ada darah dari telinga korban. Tidak ada pengambilan organ seperti yang ramai beredar di media sosial.

Sumber: tribatanews