Hujan Warnai Malam Tahun Baru di Tasikmalaya dan Ciamis

  • Whatsapp
malam tahun baru
suasana malam tahun baru di Ciamis

TASIKMALAYA, JURNALPriangan.com: Warga Tasikmalaya dan Ciamis tetap berdatangan ke tempat keramaian untuk merayakan tahun baru meskipun diguyur hujan Selasa (31/12/2019) malam. Namun suasana malaam pergantian tahun 2019 ke 2010 berbeda jauh dengan tahun sebelumnya. Biasanya kawasan Alun-alun Ciamis disesaki ribuan warga, bahkan padat pergantian tahun 2018 ke 2019 jalan Jenderal Sudirman sampai ke depan pendopo Ciamis ditiutup.

Pantaun jurnalpriangan.com Selasa (31/12/2019), kawasan alun-alun baru didatangi warga sekitar pukul 19.30, sebab sejak sore Ciamis diguyur hujan lebat. Di kawasan alun-alun pun tak ada pagelaran musik, tak ada panggung pementasan yang menarik minat para pengunjung. Keramaian justru terpantau di area Taman Raflesia yang memang menjadi salah satu tempat pengunjung datang dan pergi. Banyak pengunjung yang mengenakan payug untuk melindungi diri dari guyuran air hujan.

Muat Lebih

Sementara itu, di Masjid Agung Ciamis remaja dan pemuda yang tergabung dalam Forum Lintas Komunitas Ciamis (FLKC) bersama DMI dan DKM Masjid Agung Ciamis menggelar Kajian Akhir Tahun. Kegiatan ini dihadiri oleh pelajar, mahasiswa, komunitas Bikers Subuhan, juga dihadiri Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra, beserta jajaran pejabat Pemda Ciamis dan para PNS.

Tema dari kegiatan ini ‘Spirit generasi milenial dalam menjunjung nilai-nilai Islam yang harmonis, dinamis dan humanis’.
Usai salat Isya berjamaah dilanjut dengan kajian. Mereka akan bermalam di masjid, salat tahajud dan muhasabah bersama. Selanjutnya salat Subuh dilanjut ceramah.

Ketua DKM Masjid Agung Ciamis Wawan S Arifin mengatakan dengan pengajian ini, memasuki tahun baru 2020 menjadi lebih baik. Kegiatan ini terinspirasi dari imbauan Bupati Ciamis untuk melaksanakan pengajian dan doa bersama.

Malam Pergantian Tahun d Tasikmalaya

malam tahun baru di tasikmalaya
pengajian di Tamansari

Hujan yang mengguyur kawasan Tasikmalaya dan sekitarnya tak menyurutkan warga Kota Tasikmalaya untuk turun ke jalan dan pusat keramaian. Namun berbeda dengan pergantian tahun sebelumnya kali ini, mereka melakukan kegiatn di masjid. Suasannya memang berlangsung cukup meriah tapi tidak diramaikan suara terompet.

Di beberapa pusat keramaian pun tidak semeriah tahun sebelumnya. Pada pergantian tahun 2018 ke 2019. Tasikmalaya sempat macet total, namun kali ini biasa-biasa saja. “Hujan, lagi pula kita diimabu untuk tidak hura-hura,” kata Adi warga Kawalu.

Kendati tidak diwarnai euforia dan pesta kembang api, suasana Kota Tasikmalaya malam ini begitu ramai.

Di sepanjang jalan HZ mustofa hingga Simpang Nagarawangi, warga terlihat berlalu lalang untuk menikmati suasana malam pergantian tahun.
Sejumlah pedagang yang menjajakan mainan dan makanan terlihat ikut meramaikan suasana.

Sementara itu DKM Masjid Agung Kota Tasikmalaya

Ribuan umat Islam melakukan muhasabah dan pengajian. Para pehobi motor di Tasikmalaya pun ikut dalam kegiatan tersebut. Acaranya dimulai bakda isya dengan diisi rangkaian acara seperti tilawah Al Quran. Acara tersebut menampilkan enam qori tingkat nasional. Adajuga parade mubaligh.

Tablig akbar juga diglar di beberapa kecamatan di Tasikmalaya seperti di Kecamatan Tamansari.

(edi kusnadi sumpena)

 

 

Pos terkait