Inilah Kronologis Pesta Miras Yang Menawaskan Tiga Pelajar SMK di Tasikmalaya

  • Whatsapp

TASIKMALAYA, JURNALPriangan.com: Pesta miras hingga merengut jiwa kembali terjadi di Tasikmalaya, kali ini tiga pelajar salah satu SMK dan seorang pemuda tewas setelah dirawat di Rumah Sakit. Mereka tewas setelah menenggak miras oplosan saat perayaan pesta ulang tahun Kamis (23/1/2020). Sementara itu lima warga lainnya kritis.

Korban tewas itu adalah Yudi (17), Tedi (25), Dapa (17) dan Rendi (17). Sedangkan yang masih dirawat adalah Dika, Ukong, Fanji, Yaya dan Andi Purnama.

Muat Lebih

Bagaimana kronologis pesta miras maut itu? Kasus miras oplosan maut ini berawal saat keempat korban tewas bersama 11 pemuda lainnya yang masih rekan sekampung di Kampung Ceungceum Desa Jayamukti Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya berpesta miras pada Selasa (21/1/2020) yang lalu.

Saat itu  korban yang ikut pesta miras berasal dari Kampung Ceungceum, Nangorak, Gurawilan dan Rawa yang masih satu Desa Jayamukti.
Perayaan ultah pesta miras itu dilaksanakan oleh inisiatif salah satu korban untuk merayakan temannya yang ulang tahun.

“Mereka pesta miras oplosan dengan dalih untuk merayakan ulang tahun temannya,” jelas Babinsa Desa Jayamukti Pelda Asep Ruhimat saat di lokasi korban, Rabu pagi.

Asep menambahkan, saat kejadian tak lama setelah pesta miras ke-15 pemuda itu mengalami mual dan muntah-muntah serta ada sebagian yang langsung tak sadarkan diri.

Mereka langsung dibawa ke rumah sakit tapi nyawanya tak tertolong.
“Saat ini masih ada lima yang masih kritis dirawat di rumah sakit. Yang meninggal sekarang jumlahnya empat orang.”

Sementara itu enam korban lainnya saat ini sudah diperbolehkan pulang setelah sebelumnya mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
“Para korban pesta miras ini dilakukannya di 4 Kampung tetapi kami masih tetap melakukan pendataan terhadap korban,” kata Asep.

Menurut Asep, miras oplosan yang diminum para pemuda tersebut campuran 75 persen alkohol dan minuman energi merek Kuku Bima.

“Karena, mereka telah minum alkohol 75 persen dicampur Kuku Bima yang dilakukan dua korban, tetapi dari mereka mengajak teman lain dengan alasan untuk merayakan ulang tahun,” katanya. (tj)