Tukang Parkir Itu Mabuk Saat Pukul Maut Tukang Kopi di Tasikmalaya

  • Whatsapp

TASIKMALAYA, JURNALPriangan.com: Uci Sanusi (49) warga Singaparna Kab Tasikmalaya dalam kondisi mabuk saat memukul Jejen Pedagang kopi di Pasar Tradisional Singaparna Tasikmalaya. Saat itu terjadi perkelahian hebat, karena Uci terdesa, dia mencoba melarikan diri. Warga pasar yang meliha kejadian itu berusaha melerai, namun tak bisa menahan. Hanya bisa berteriak hentikan.

“Wah si Uci ngamuk susah dibendungnya,warga pasar yang mencoba menghalanginya juga tak bisa, dari mulutnya memang bau minuman,” kata Yuyun warga pasar.

Muat Lebih

Dia melihat dengan mata kepala sendiri saat Uci melayangkan bogem mentah ke rahang Jejen, Jejen tak kuasa menangkisnya. Hanya dua pukulan keras, sehingga Jejen Ambruk, baru setelah itu warga beramai-ramai menangkap Uci. Ternyata Jejen sudah tak bernnyawa lagi.

Beberapa saat kemudian datang petugas Polsek Singaparna dan Polres Tasikmalaya ke lokasi. Jejen kemudian dibawa ke RSUD Dr Soekardjo Kota Tasimalaya sedangkan Jejen dibawa ke Polres Tasikmalaya.

Menurut Kasatreskrim, Jejen dendam kesumat karena ibu kandungnya dituduh mencuri oleh Jejen. Dua pria itu terlibat perkelahian di pasar, dan menghebohkan. Jejen terdesak dan sempat lari, namun terus dikejar oleh Uci, begitu sudah behadapan langsung dibogem di bagian rahanngnya.

“Ini Motifnya dendam pribadi, Jejen sakit hati karena korban sempat menuduh almarhum ibunya mencuri,” kata Siswo.

Saat itu juga jenazah Jejen diboyong polisi untuk proses autopsi di RSUD Dr. Soekardjo. Sedangkan Uci kini harus mendekam di penjara. Polisi juga menyita barang bukti berupa pakaian pelaku, cincin, dan KTP. (end)

Pos terkait