Bupati Ciamis Marah, Ancam Babe Ridwan Saidi ke Jalur Hukum

  • Whatsapp

CIAMIS, JURNALPriangan.com: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya sangat menyesalkan pernyataan Babe Ridwan Saidi yang mengusik warga Tatar Galuh CIamis. Dia berencana menyeret seniman betawi itu ke ranah hukum.

“Masyarakat Ciamis yang sedang damai sedang kondusif tahu-tahu  ada statemen seperti itu, jelas kami kaget dan terusik sekali, ” kata Bupati saat menjumpai elemen masyarakat yang berunjuk rasa di Alun-alun Ciamis Jumat

Muat Lebih

Herdiat mengatakan  masyarakat Ciamis bangga dengan Kegaluhan, karena itu simbolnya sering dipakai. Sehingga pernyataan Ridwan Saidi itu mengusik ketenangan masyarakat Ciamis.

“Kalau perlu kita tuntut secara hukum,” tegasnya diiringi tepuk tangan riuh dari peserta aksi.

Meskipun begitu, Bupati Ciamis, Herdiat mengimbau agar masyarakat Ciamis tidak arogan dan melakukan tindakan-tindakan brutal.

“Kita tidak boleh brutal. Tidak boleh arogan. Kita tuntut secara hukum,” katanya lagi.

Herdiat juga menanyakan maksud dari pernyataan Ridwan Saidi tersebut. Masyarakat Ciamis dikenal sebagai masyarakat yang tenang. Namun, dengan adanya pernyataan dari pria yang kerap dipanggil Babe Saidi ini menjadi terusik.

Sementara itu sejumlah elemen masyarakat Kabupaten Ciamis kecam pernyataan Ridwan Saidi yang menyatakan Kerajaan Galuh itu tidak ada dan memaknai Galuh brutal. Aksi tersebut digelar di Alun-alun Ciamis Jumat (14/2/2020). Peserta aksi memakai seragam adat dan ormas.

Koordinator aksi dan juga Wakil Ketua Karang Taruna Ciamis Ali Andi Fikri membantah apa yang disampaikan tokoh betawi Ridwan Saidi Ciamis bahwa tidak mempunyai potensi apapun sehingga tidak bisa berdirinya sebuah kerajaan.

” Ciamis potensinya sangat melimpah hanya masyarakat Ciamis tidak sombong dengan kondisi itu,” katanya. Jumat (14/2/2020)

Ali menuturkan, karena pernyataan Ridwan Saidi tidak mendasar tentang keberadaan Ciamis ( Galuh ) maka pihaknya meminta Ridwan Saidi datang ke Ciamis untuk membuktikan ucapannya yang tidak jelas tersebut.

” Saya minta Ridwan Saidi datang ke Ciamis ini agar dia tahu kondisi Ciamis sebenarnya,” kata dia

Aif Saripudin budayawan Ciamis pun menambahkan  bahwa Kerajaan Galuh itu ada dengan dibuktikan peninggalannya yang ada di Situs Bojong Galuh Karangkamulyan.

” Kata siapa Kerajaan Galuh itu tidak ada buktinya Situs Bojong Karangkamulyan merupakan bekas peninggalan Kerajaan Galuh,” terangnya.

(jam)