Profil Deni R Sagara Cabup Tasikmalaya, Pernah Nikah Siri dan Terjerat Kasus Dana Desa

  • Whatsapp

TASIKMALAYA, JURNALPriangan.com: Senin 24 Februari 2020, anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya bakal memilih calon wakil bupati Tasikmalaya untuk mendampingi Ade Sugianto. Meskipun akan menjabat selama lima bulan, namun dipredikis pemilihan calon wakil bupati bakal seru.

Salah satu calon yang akan dipilih adalah Deni R Sagara., Dari penulusuran redaksi jurnalpriangan.com Deni R Sagara adalah politisi PAN. Dia juga beberapa kali terjerat kasus menghebohkan diantaranya:

Menerima Setoran dari Kades Sukahening

Deni Sagara diduga telah menerima setoran dari Kades Sukahening Uwon Dartiwa yang menjadi terdakwa korupsi dana pembangunan desa sebesar Rp 2.1 miliar. Nama Deni Sagara sendiri muncul dalam persidangan yang menelan kerugian Rp 878 juta di Pengadilan Tipikor Bandung Senin 2 September 2019.

Dalam sidang tersebut menghadirkan terdakwa Uwon Dartiwa, mantan kades Sukahening dan Farid Gozali selaku pelaksana teknis yang juga sebagai adik kandung Deni Sagara.

Nama Deni Sagara kerapkali dipertanyakan jaksa penuntut umum Yayat Hidayat kepada sebelas saksi. Salah satu pertanyaan jaksa tersebut mengenai aliran dana dari Kades Sukahening kepada Deni Sagara.

“Apakah anda mengetahui ada potongan 30 persen untuk anggota dewan Deni sagara,” ujar jaksa penuntut umum kepada saksi Rudiana, dan sepuluh saksi lainnya.

Hampir semua saksi mendengar tentang adanya pemotongan dana 30 persen untuk anggota dewan, sebagian lagi mengaku tidak tahu.

Selain nama Deni Sagara, anggota dewan lainnya yang disebut saksi yakni Cecep Ruhimat dan satu lagi anggota dewan dari fraksi PKB.

Baca juga: Pilihlah Wakil Bupati Tasikmalaya yang berakhlak, Heri Ahmadi atau Deni R Sugara

Dalam sidang tersebut terungkap adanya dana untuk desa Sukahening sebesar Rp 2.1 miliar anggaran tahun 2017 untuk proyek 23 titik. Semua proyek dikerjakan melalui swakelola, hanya saja dana yang diberikan tidak utuh karena dipotong untuk anggota dewan sebesar 30 persen.

Keterangan saksi
Seperti dikatakan saksi Rudiana, yang mengaku dirinya melaksanakan lima kegiatan, seluruh kegiatan dananya dipotong 30 persen untuk anggota dewan dan 12 persen untuk pajak. Jadi dari Rp 75 juta hanya diterima Rp 38 juta.

“Anggaran untuk rumah tidak layak huni (rutilahu) dari sananya Rp 15 juta, tapi yang nyampe ke saya hanya Rp 8 juta,” ujarnya. sumber pikiran rakyat. (sumber pikiran-rakyat.com)

– DPW PAN Jawa Barat akan segera memberi sanksi bagi Anggota DPRD Tasik Deni Ramdani Sagara yang tersangkut kasus nikah siri. Deni akan segera dinonaktifkan dari kepengurusan DPD PAN Tasik.

KASUS NIKAH SIRI

“DPW PAN Jawa Barat akan memproses, menginvestigasi, dan bila perlu dikenakan sanksi organisasi menonaktifkan Saudara Denni Sagara dari kepengurusan DPD PAN Kabupaten Tasik,” kata Sekretaris DPW PAN Jawa Barat, Sukmana, kepada detikcom, Kamis (13/11/2012).

Sukmana mengatakan kasus Deni telah mencederai rasa keadilan terhadap perempuan. Deni telah lalai menjadi teladan bagi masyarakat yang diwakilinya sebagai anggota DPRD.

“Kasus Deni Sagara telah mencederai rasa keadilan dan tanggung jawab terhadap seorang istri dan kaum perempuan. Dalam hal ini Deni sebagai public figure’ telah lalai menjaga keutuhan keluarga,” ujar Sukmana.

Seperti diketahui Deni Ramdani (36), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tasikmalaya dilaporkan istrinya, Fitriani Wulan (33), ke polisi dan Badan Kehormatan DPRD Tasikmalaya atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga. Deni dituding telah menikah siri tanpa izin istri pertama.

Fitriani mengadukan Deni Selasa (11/12/2012) kemarin lusa. Dia yang sedang hamil 8 bulan anak keempat, membawa serta anaknya. Fitriani baru mengetahui baru-baru ini kalau suaminya menikah lagi.

sumber: https://news.detik.com/berita/d-2118176/pan-jabar-akan-nonaktifkan-anggota-dprd-tasik-deni-ramdani

Pos terkait