Inilah Fakta Penembakan Rumah Janda Muda di Ciamis

  • Whatsapp

CIAMIS, JURNALPriangan.com: Sungguh nekad pria yang menembak rumah Nurmariah alias Ma’ah janda berusia 22 tahun warga Dusun Panamun RT 31 RW 08, Desa Kawasen, kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Dia nyaris tewas tertembak Senin (9/3/2020) malam. Setelah kejadian itu dia mengaku syok. Ma’ah menjelaskan kronologis peristiwa itu.

Sebagai janda muda di kampung Ma’ah tak memungkiri banyak lelaki yang datang datang ke rumahnya. Lelaki itu banyak yang merayu dan ada juga yang serius. Tapi Ma’ah masih dingin belum memberikan jawaban. Dia masih trauma untuk menjalani kehiudpan rumah tangga baru. Tapi ada seorang pria yang keukeuh mengejarnya, sekali lagi Ma’ah belum membalas cinta pria itu,

“Banyak yang naksir saya, jadi saya tak ada ikatan dan janji dengan pria itu. Saya pun bebas memilih dan bergaul dengan siapapun. Jadi saya menduga kuat yang menembak rumah saya itu adalah pria yang pernah mengungkapkan rasa suka kepada saya. Tapi saya belum memberikan jawaban secara pasti,” katyanya.

Kecurigaan Ma’ah bahwa yang menembak itu adalah pria itu, setelah melihat sepeda motor yang terparkir tak jauh dari rumahnya. Pria itu pernah datang ke rumah Ma’ah.” Dia ngakunya orang Desa Kalijaya Banjaranyar pernah nganjang ke rumah jadi saya curiga pelaku adalah dia,” katanya.

Malam itu dia tak menyanggka bakal ada uan neror jarum jam menunjukkan pukul 21.00 WIB. Seperti biasa sebelum kantuk tiba dia rebahan di kursi ruang tengah besama anaknya yang baru berusia empat tahun. Tapi beberapa menit kemudian tiba-tiba ada suara dor.. dan desingan peluru menyambar jendela rumah.

“Saya kaget saat itu saya sedang duduk di kursi bersama anak saya, Spontan saya berteriak, teriakan itu didengar para tetangga dan mereka berdatangan ke sini,” jelasnya.

Lantas para tetangga berusaha mencari si pelaku, tapi orangnya sudah tak ada hanya sepeda motor yang terparkir tak jauh dari rumah Ma’ah. Warga lantas menyerahkan sepeda motor tersebut kepada polisi setempat

Saksi mata di TKP mennduga , pelaku diduga menembakkan senjata air soft gun dari jarak jauh atau dari kebun pinggir rumah korban dengan sasaran MH. Tapi tembakan meleset, korban selamat. Namun setelah kejadian itu korban tampak syok. ((red)