Jalan Cisinga Bisa Dipakai Mudik Lebaran, Bandung-Singaparna Hanya 2.5 Jam

  • Whatsapp

TASIKMALAYA, JURNALPriangan.com: Mantap..! Jalan Ciawi-Singaparna sepanjang 23 kilometer sudah bisa dillintasi kendaraan. Warga Ciawi yang hendak ke jantung ibukota Kabupaten Tasikmalaya itu tak harus muter melalui kota Tasik tapi bisa langsung ngajurujus  hingga Cipasung Kecamatan Singaparna. Jarak tempuhnya lebih singkat. Namun sayang meski sudah bisa dilalui kendaraan lampu PJU-nya belum dipasang. Jadi masih rawan kalau jalan malam hari.

Jalan yang dirintis sejak 2004 melewati tujuh kecamatan, yakni Ciawi, Jamanis, Sukahening, Cisayong, Sukaratu, Padakembang dan Singaparna.

Muat Lebih

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan dan Permukiman (PUTRPP) Kabupaten Tasikmalaya Drs Yusep Yustisiawandana MM menjelaskan, jalan yang sempat mangkrak itu bakal mendongkrak perekonomian warga sekitar. Warga Ciawi Utara yang awalnya kesulitan menuju Singaparna karena harus memutar dulu ke kota Tasik kini bisa langsung tembus ke Cipasung.

“Jalan ini selesai banyak dampak positifnya warga tak perlu lagi memutar ke wilayah Kota Tasikmalaya jika hendak ke Singaparna,” kata dia.

Baca juga: Ini Dia Spot Selfie di Sepanjangan Jalan Cisinga

Sebelumnya warga Tasik Utara mungkin membutuhkan waktu hingga tiga kali lipat untuk sampai ke ibu kota. Namun dengan selesainya pembangunan Jalan Ciawi-Singaparna tidak perlu memerlukan waktu lama.

Paling hanya membutuhkan waktu sekitar setengah jam. Begitu juga yang dari Bandung bisa menghemat waktu, tak harus masuk dulu Rajapolah dan Kota Tasikmalaya.

“Pokoknya jalan ini bisa menjadi pilihan alternatif bagi pemudik di Lebaran 2020. Hal ini untuk menghindari kemacetan di jalur utama. Jalan ini sangat representatif, karena Kabupaten Tasikmalaya saat ini tidak memiliki jalur alternatif menuju Singaparna,” kata dia.

Baca juga: Adang Rosman Akan Dijadikan Nama Jalan Cisinga

Tapi… Rampungnya jalan ini bisa berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat Kabupaten Tasikmalaya. Terlebih warga yang terlalui jalan tersebut, di mana ada pergerakan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat, mulai dari berjualan produk olahan makanan dan lainnya.

“Dampaknya setelah jalan ini tuntas terhadap transportasi, akses wisata dan perekonomian,” ujarnya. “Tujuan awal pembangunan Jalan Ciawi-Singaparna ini untuk terkoneksi antar berbagai wilayah di Kabupaten Tasikmalaya, sehingga pelayanan terhadap masyarakat bisa semakin baik dan maksimal,” pungkasnya. (ird)

Pos terkait