Karena Takut Terpapar Virus Corona, Mayat di Masjid Sindangrasa Ciamis Dibiarkan 1 Jam

  • Whatsapp

CIAMIS, JURNALPriangan: Musim pandemi virus corona membuat warga Ciamis serba khawatir. Nila-nilai kemanusiaan pun hilang karena takut. Seperti yang terjadi saat ditemukan mayat di Masjid Jami di Samping Kelurahan Sindangrasa Ciamis. Warga cuek bahkan menjauh saat melihat seorang pria tergelatak tak bernyawan di halaman masjid, Jum’at (03/04/2020).

Mayat tersebut ditemukan oleh warga sekitar pukul 19.05 WIb dengan posisi telungkup. Warga hanya melihat dari kejauhan. Tak ada yang berani mendekat bahkan mengevakuasi korban. Sekitar 30 menit mayat pria berusia sekitar 50 tahun itu dibiarkan tergeletak. “Tak ada yang berani mendekat karena kami takut tekena virus corona,” kata Jajang saksi mata di tempat kejadian perkara.

Muat Lebih

Salah seorang warga melaporkan kejadian itu ke polisi yang hanya berjarak 30 meter dari tempat kejadian perkara. Polisi pun belum bisa langsung mengevakuasinya. Mayat itu baru dievakuasi setelah datang tim medis yang menggunakan Alat Perlindungan Diri (APD) lengkap sekitar pukul 20.30 WIB oleh tim Covid-19 dengan APD lengkap datang ke TKP dan memastikan bahwa pria tersebut sudah tidak bernyawa.

Berdasarkan keterangan, lelaki itu datang ke masjid untuk melaksanakan salat magrib. Dan setelah itu keluar masjid dan balik lagui untuk mengembalikan sarung. Tak diketahui sarung itu digunakan untuk apa

“Memang Ada yang melihat korban mengembalikan sarung ke masjid, namun tidak ada yang tahu apakah korban terjatuh atau bagaimana,” tambah Kusnadi.

Posisi mayat tersebut berada tepat di bawah tangga masjid dengan posisi tertelungkup, namun tidak ada yang mengetahui secara pasti kejadiannya.

Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Risqi Akbar membenarkan adanya temuan pria tak bernyawa, namun pihaknya tidak dapat mengevakuasi karena terkendala APD.

“Kami tidak bisa langsung mengevakuasi karena terbatasnya APD, sehingga evakuasi harus oleh tim medis dengan APD lengkap,” kata Risqi.

Rizqi menambahkan dengan situasi saat ini dimana sedang mewabahnya birus Corona (Covid-19) hal seperti ini harus diperhatikan terlebih saat evakuasi.

Setelah diperiksa dan dipastikan sudah tidak bernyawa, mayat tersebut dievakuasi ke RSUD Kabupaten Ciamis. Belum diketahui apakah korban tersebut terpapar virus corona atau sakit biasa.(rel)

Pos terkait