Pasien PDP Covid-19 di Kota Banjar Meninggal Dunia, Total Positif 10 Orang

  • Whatsapp

BANJAR, JURNAL,Priangan.com: Warga Langensari Kota Banjar Jawa Barat yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia. Pasien berjenis kelamin perempuan itu meninggal di ruang isolasi khusus RSUD Kota Banjar, sekitar pukul 18.00 WIB. “Benar aday yang meninggal satu orang PDP Corona, akan dimakamkan di pemakaman Dipatiukur Banjar. Pasien berjenis kelamin perempuan usia sekitar 50 tahun asal Kecamagan Langensari,” kata Juru Bicara Penanganan Cepat Covid-19 Kota Banjar, Tomy Subagja, Selasa (28/4) malam.

Tomy mengatakan, pasien belum bisa ditentukan positif atau negatif covid-19 karena belum ada hasil swab tes. Dengan demikian sampai Selasa (28/04) sampai pukul 14.00 WIB, jumlah ODP sebanyak 60 orang. PDP 38 asal Banjar dan luar banjar 19 orang. Positif 10 orang, Tujuh warga Banjar dan 3 luar Banjar, dan OTG 28 orang.

Muat Lebih

Jumlah PDP yang meninggal dunia sebanyak 19 orang. Namun tim gugus tugas baru mengumumkan hasil swab terhadap satu orang PDP yang meninggal dunia klaster Shafir Kota Banjar yang terkonfirmasi positif, sisanya tidak dijelaskan.

Sementara itu jumlah orang yang dinyatakan sembuh dari virus Corona (Covid-19) di Jawa Barat terus bertambah, Selasa (28/4/2020). Data di pikobar.jabarprov.go.id tercatat, sebanyak 103 orang terkonfirmasi pulih dari Covid-19. Dengan demikian, ada penambahan tujuh orang sembuh dari Covid-19 dibanding hari sebelumnya, Senin (27/4/2020).

Meski demikian, laman di Pikobar menampilkan bahwa tren orang terjangkit virus Corona belum menunjukkan penurunan. Tercatat per hari ini sebanyak 969 kasus atau bertambah 28 kasus baru. Angka kematian juga bertambah satu orang sehingga jumlahnya mencapai 79 orang.

Laman pantau Pikobar juga memaparkan total orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 39.281. Sebanyak 30.423 statusnya sudah tidak dipantau lagi sehingga total ODP terpantau sebanyak 8.858 orang.

Sedangkan, pada kategori pasien dalam pengawasan (PDP) totalnya mencapai 4.439. Rinciannya, sebanyak 2.066 masih dalam pengawasan dan 2.373 selesai pengawasan.

Kota Depok tercatat menjadi wilayah dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di Provinsi Jabar. Ada 221 kasus positif, di mana 191 di antaranya berstatus positif aktif, 16 orang dinyatakan sembuh dan positif meninggal 14 orang.

Selanjutnya, ada Kota Bandung dengan 181 kasus positif Covid-19, diikuti Kabupaten Bogor sebanyak 78 kasus, Kota Bogor (72), Kota Bekasi 71), Kabupaten Bekasi (60), Kota Cimahi (50), Kabupaten Bandung (38), Kabupaten Bandung Barat (30), Kota Sukabumi (28), Kabupaten Subang (15), Kabupaten Purwakarta (12), Kabupaten Sukabumi (12), Kabupaten Karawang (9), Kabupaten Sumedang (8), Kota Tasikmalaya (7), Kabupaten Garut (5), Kabupaten Kuningan (5), Kabupaten Ciamis (4), Kabupaten Cirebon (4), Kabupaten Indramayu (4), Kabupaten Cianjur (3), Kota Banjar (3), Kabupaten Majalengka (2), Kabupaten Pangandaran (1) dan Kota Cirebon (1).

Data di Pikobar juga memaparkan sebanyak 86.902 orang telah menjalani Rapid Diagnostic Test (RDT) dengan sedikitnya 2.103 terindikasi positif Covid-19. Sedangkan sebanyak 80.413 dinyatakan negatif.(yudi wahyudi)

Pos terkait