Bubarkan Karantina Pemudik, Anggota DPRD Pangandaran Terancam Dihukum

  • Whatsapp

PANGANDARAN-Anggota DPRD Pangandaran Oman Rochman nekad memabubarkan karantina khusus di wilayah Desa Kertaharja Kecamatan Cimerak, Sabtu (23/5) lalu. Namun masalahnya belum selesai. Masyarakat yang tergabung dalam Forum Pangandaran Sehat menuntut anggota fraksi Golkar itu untuk meminta maaf.Bukan itu saja ada beberapa poin yang meminta agar anggota DPRD Pangandaran itu disanksi.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin H MM mengaku sangat menyesal dengan tindakan Oman seharusnya kata Asep, sebagai wakil rakyat tidak boleh bertindak sendiri mengambil tindakan terait pemudik yang diisolasi karena takut terpapar virus corona.

“Atas nama lembaga saya mohon maaf karena DPRD tidak ada tugas untuk membubarkan pemudik yang melakukan isolasi khusus,,” kata Asep yang juga politisi PDIP ini kepada
wartawan, Rabu (27/5).

“Dengan dalih apapun kelakuakuan Pak Oman tak bisa dibenarkan, harusnya bisa menahan diri, harusnya rapat dulu  dengan gugus tugas tingkat desa ataupun kecamatan. Jangan gegabah karena tindakannya melawan hukum ,” ujarnya.

Karena tindakannya sudah membuat gaduh Pangandaran, DPRD akan mempertimbangan tuntutan masyarakat  yang tergabung dalam Forum Pangandaran Sehat. Adapun tuntutan masyarakat itu adalah

Pertama segera mengambil tindakan tegas dengan memberikan sanksi seberatberatnya.
Kedua, kepada aparatur penegak hukum untuk segera melakukan proses hukum
untuk memanggil dan memeriksa oknum anggota DPRD Pangandaran sesuai
hukum.

Serta ketiga, meminta kepada oknum anggota DPRD Pangandaran tersebut untuk segera melakukan minta maaf kepada masyarakat Pangandaran dan khususnya kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Namun Asep akan melakukan konfirmasi dulu kepada  Oman Rochman agar  yang bersangkutan bisa memberikan alasan apa latarberlakangnya membubarkan karantina khusus tersebut. “Kalau melanggar hukum kami tak akan menghalang-halangi proses hukumnya. (fis)

Pos terkait