Mang Tetep Minta Panglima Santri Perhatikan Pesantren Pada Masa New Normal

  • Whatsapp

TASIKMALAYA, JURNALPriangan.com: Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil 15 (Kab. Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya), Drs KH Tetep Abdulatip meminta Panglima Santri yang juga Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum memperhatikan pesantren pada era pemberlakukan kebiasaan baru atau new normal.

“Pak Uu wakil gubernur kita ini dari pesantren dan merupakan panglima santri, saya berharap beliau lebih kencang menyuarakan aspirasi pesantren pada masa pemberlakukan new normal,” kata mantan anggota DPRD Kabupaten Tasikamalaya ini.

Muat Lebih

Panglima santri perlu menyerap aspirasi keinginan kalangan pesantren. Dengan pemberlakuan new normal bukan kalangan pengusaha saja yang diperhatikan, tapi juga mastikan kesiapan sarana dan prasana pesantren sebelum kembali menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar telah sesuai dengan protokol pencegahan covid-19.

“Yang perlu diperhatikan itu misalnya  pemberangkatan santri asal Jabar yang akan kembali ke pesantren di luar daerah. Maupun santri asal luar daerah yang akan kembali ke pesantren di Jabar Semuanya perlu dipastikan telah sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah,” terangnya, Rabu (03/06/2020).

Menurut Mang Tetep  pesantren sebagai pihak yang rentan menjadi cluster baru COVID-19 saat diberlakukannya masa kebiasaan baru ini. Oleh karena itu, pihaknya meminta pemerintah membantu pengelola pesantren menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan.

“New normal tak akan bisa dilakukan di pesantren sepanjang tidak mendapat dukungan penuh dari pemerintah, dari mulai fasilitas kesehatan seperti rapid test, handsanitizer, dan tenaga ahli kesehatan, hingga dukungan sarana, prasarana, dan biaya ke santri yang ekonominya terdampak,” katanya. (rad)

Pos terkait