Mau Sukses? Contohlah Prinsip Hidup Sukses Lima Jari dari Kang Agun

  • Whatsapp

CIAMIS- Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI Agun Gunandjar Sudarsa selalu menggelorakan prinsip Hidup Sukses dengan Lima Jari. Prinsip ini adalah pengalaman Kang Agun selama menapaki karier kehidupannya. Untuk menularkan prisnisp hidupnya, anggota DPR-RI dari Fraksi Golkar Dapil Kab Kuningan, Ciamis Kota Banjar dan Pangandaran ini menerbitkan buku berjudul Prinsip Sukses Lima Jari.

“Saya menemukan prinisip lima jari dan melaksanakannya sejak lama, saya pun merasakan benar manfaatnya. Bersama lima jari saya merangkak naik dari seorang PNS/ASN penjaga penjara, aktivis hingga saat ini berhasil menduduki kursi DPR untuk keenam kalinya,” katanya.

Menurut Agun, berbagai tantangan dan kesulitan hidup sudah tidak terbilang.

“Belakangan dalam karir politik, saya harus menjalani liku-liku perjalanan sulit seperti Munas Partai Golkar, seperti kasus e-KTP, alhamdulillah saya mampu hadapi itu semua,” ungkap Agun.

Agun mengungkapkan dalam prinsip sukses 5 jari ini bahwa kita manusia jangan sombong, dalam melakukan pekerjaan pasti ada yang tidak bisa dilakukan sendiri, maka kita harus toleransi.

“Kita harus berkolabirasi,” ujarnya.

Selain itu, untuk mencapai tujuan sesungguhnya maka kita perlu konsistensi.

“Dimana yang diucapkan tidak beda dengan hati dan pikiran. Lalu dalam bentuk tindakan, jika dilakukan maka menjadi manusia bahagia,” paparnya.

Agun menilai karena hidup adalah perjalanan waktu, maka sukses itu tidak harus kaya dan berkuasa. Tapi jadilah manusia merdeka, karena bahagia itu adalah merdeka.

“Merdeka itu mampu mencukupi kehidupan secara sendiri, mampu memenuhi kewajiban anak dan istri,” urainya.

Dalam pandangan Agun, kehidupan dan penghidupan yang pertama harus kita sadari adalah

“Dalam prinsip lima jari itu saya benar-benar merasakan kebenaran, sampai saya berhasil menduduki kursi DPR untuk keenam kali. Kemudian menjalani liku-liku kehidupan terutama yang menyangkut bidang politik seperti Munas Partai Golkar, seperti kasus e-KTP, alhamdulillah saya mampu hadapi,” kata Agun di kanal YouTube Galuh Oyag Kreatif yang dilihat Minggu (24/10/2021).

Prinsip hidup sukses lima jari, lanjutnya adalah Iman dan Taqwa. Iman, percaya bahwa kita tidak ada apa apanya dibandingkan sang Pencipta penguasa alam jaga raya (Allah SWT/Tuhan Yang Maha Kuasa), Takwa, menjalankan segala perintahNya dan menjauhi laranganNya, dengan memfungsikan secara benar jiwa, panca indra, raga dan seluruh organ tubuh kita.

Untuk itu, sambungnya, pertama,kita tidak boleh sombong dan merasa paling segalanya; kedua, saling mengakui, menghargai, menghormati dan memberi peran kepada setiap manusia yang berbeda untuk menjalankan fungsinya (Toleransi, seperti kalau kaki sedang berjalan, otak kita toleran, jangan paksakan ikut berpikir, nanti kesandung).

Ketiga, harus bersama manusia lain dalam melakukan pekerjaan (Kolaborasi, seperti kita berlari, kedua kaki akan cepat berlari ketika kedua tangan mengayuhnya).

Keempat, adanya kesesuaian perbuatan dengan pikiran (Konsistensi, seperti mata, hati, pikiran, perasaan, tidak bisa dibohongi, janganlah ucapan, perbuatan dan tindakan yg salah satunya oleh organ kaki dan tangan kita mengerjakan sesuatu keputusan, kebijakan, yang berbeda.);

Kelima, lakukan setiap hari sebagaimana waktunya, berpikir dan bergerak maju seperti waktu, hidup adalah perjalanan, dan pasti ada akhir.

Awali jari jempol atau prestasi, berurutan, Telunjuk atau pengakuan/perintah, Jari tengah atau pendekatan keatas, kebawah dan kesamping),

Selanjutnya, jari manis atau Pendapatan, seperti cincin yang dipasangkan, atau pangkat, kedudukan, jabatan, materi. Terakhir, jari kelingking untuk perawatan, dan ingatlah bersedekah.

Tiada hari tanpa aktivitas, Tidak Sombong, Toleransi, Kolaborasi dan kosistensi, Setiap hari mengukir Prestasi.