HIKMAH

Pembantu Khusus Abah Aos 7 Tahun Mondok di Pesantren Persis, Inilah Biografi Singkatnya

PEMBANTUkhusus Syaikh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul (Abah Aos), Budi Rahman Hakim, PhD, MSW pada 21 Oktober 2021 merayakan Maulid ke 44. Jurnalis Jawa Pos Group ini dikenal sebagai sosok tegas dan pekerja keras. Berkat karomah pangersa Abah Aos kini dia istiqomah mengamalkan, mengamankan dan melestarikan TQN PP Suryalaya.

Yang menarik kebanyakan pengamal thoriqoh  adalah orang NU, tapi Abah Jagat adalah orang PERSIS (Persatuan Islam).  Mengenyam pendidikan Pesantren selama hampir 7 tahun; tiga tahun menuntaskan pendidikan tingkat Tsanawiyyah di Pesantren Persis Benda, Tasikmalaya, lalu tiga tahun menamatkan pendidikan tingkat Aliyah di Pesantren Al-Manar, Purwakarta, Jawa Barat. Bahkan kakeknya

KH Usman Aminulloh adalah murid langsung KH Ahmad Hassan Bandung ulama besar perintis Ormas Islam Persatuan Islam (Persis). Terakhir dia tercatat sebagai  Wakil Ketua Dewan Tafkir Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS).

Selanjutnya siapakah Abah Jagat sebenarnya?

ABAH JAGAT lahir pada 21 Oktober 1976 atau 27 Syawal 1396 H. Masa kecilnya dihabiskan di dusun Sindangkasih, Purwakarta, Jawa Barat. Dunia pesantren sudah dikenalnya selepas Sekolah Dasar. Dia mondok di Ponpes Benda Cipedes Kota Tasikmalaya. Selama 3 (tiga) tahun.

Abah Jagat mengenyam pendidikan Pesantren selama hampir 7 tahun; tiga tahun menuntaskan pendidikan tingkat Tsanawiyyah di Pesantren Benda, Tasikmalaya, lalu tiga tahun menamatkan pendidikan tingkat Aliyah di Pesantren Al-Manar, Purwakarta, Jawa Barat.

Lalu ia melanjutkan pendidikan kesarjanaan di jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta pada 1996, menjadi lulusan terbaik tingkat Fakultas (cum laude) dan tercepat (3,5 tahun). Setahun berikutnya mendapat beasiswa dari TA Foundation untuk studi pasca sarjana di almamater yang sama, namun belum genap setahun, pada tahun 2002, ia mendapat scholarship dari Canadian International Development Agency (CIDA) untuk studi S1 (BSW) dan S2 (MSW) di McGill University School of Social Work, Montreal, Canada. Lulus dengan nilai GPA 4 (mendapat nilai A penuh untuk setiap kelas).

Sempat mengikuti Sandwich Program di bidang Islamic Studies di Leiden University, Leiden, Belanda, di tahun 2015 sebelum akhirnya mendapat beasiswa penuh selama empat tahun untuk studi doktoral (PhD) di Tilburg School of Humanities and Digital Science, Tilburg, Belanda. Studi doktoral yang selesai rata-rata empat tahun dapat dituntaskan Abah Jagat dalam kurun waktu dua tahu

Ia juga seorang aktivis di organisasi intra dan ektra kampus, mencapai puncak karir sebagai Ketua Dewan Mahasiswa (DEMA) tingkat Universitas melalui pemilu langsung untuk pertama kalinya setahun setelah reformasi 1998. Sering terlibat dalam kegiatan ekstra kampus, termasuk demontrasi mahasiswa untuk keadilan dan reformasi kebijakan.
Kehidupan menjadi aktifis mahasiswa tidak menghalangi tekadnya untuk menuntaskan studi dengan tepat waktu bahkan lebih cepat. Hanya memerlukan 3,5 tahun ia menuntaskan studi sarjananya. Lulus dengan predikat tsumma cumlaude, sekaligus, terpilih menjadi lulusan terbaik tingkat Fakultas.

Memulai karir sebagai wartawan pro di Harian Nasional RAKYAT MERDEKA. Karena sudah jadi wartawan semasa kuliah, dalam waktu kurang setahun sudah dipercaya menjadi redaktur halaman 1 (front-page editor) Rakyat Merdeka. Sambil bekerja sebagai redaktur, ia melanjutkan studi pascasarjana (Strata 2) di kampus yang sama dengan mendapat beasiswa dari TA Foundation. Namun baru berjalan setahun sudah mendapatkan tantangan baru.

 

Dua tahun bekerja sambil kuliah S-2, ia mendapat kesempatan beasiswa dari almamaternya: studi sarjana (BSW) dan pascasarjana (MSW) di kampus “Harvard”-nya Kanada, McGill University School of Social Work, Montreal, Kanada. Lulus memuaskan, dengan Indeks Prestasi Kumulatif: 4. Seluruh mata kuliah diselesaikan dengan nilai A penuh. Selama studi di Propinsi Quebec itu, Abah Jagat banyak bergaul dengan berbagai komunitas masyarakat di sana seperti kaum gay, lesbi, juga para aktivis: lingkungan, fair-trade, dan perjuangan hak asasi manusia khusus di wilayah-wilayah bergolak.

Sekembali studi, Abah Jagat diminta untuk mengabdi sebagai dosen tetap di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta. Setelah purna tugas mengajar di kampus, ia diminta untuk tetap berkontribusi di perusahaan media tempatnya bekerja dulu.‎

Jadilah… pagi-pagi mengajar menjelang sore bekerja dan mengembangkan jaringan melalui media.

Dalam perjalanan, sempat dipercaya menjadi Staf Khusus Menteri BUMN Republik Indonesia Dahlan Iskan, yang merupakan pemegang saham mayoritas group media Jawa Pos.
Melalui media dengan jaringan terluas di Indonesia itu pula, Abah Jagat, yang di kalangan media dikenal dengan inisial BRH, menekuni sisi bisnis media hingga dipercaya untuk ikut memegang kendali perusahaan sebagai Direktur Pembinaan dan Pengembangan Usaha salah satu media holding Jawa Pos, yakni, Rakyat Merdeka Group.

‎Atas prestasi mengembangkan usaha, Abah Jagat dipilih untuk masuk menjadi salah satu pemegang saham di Media Holding Company yang mengelola lebih dari 12 perusahaan media dan non-media dengan total aset lima ratus miliar rupiah. Ia juga mengelola perusahaan milik sendiri di bidang properti dan retail.

‎Selain mengelola perusahaan dan mengajar di kampus, bersama sang istri, sejak 2009 Abah Jagat merintis, membangun, dan mengembangkan jaringan lembaga pendidikan Islam Pesantren Peradaban Dunia JAGAT ‘ARSY yang berpusat di kawasan elit Bumi Serpong Damai (BSD), Serpong, Tangerang Selatan, Banten. ‎(Foto dengan santri dan sedang ceramah)

Di atas areal seluas 3.1 hektar itu, ia dan istri mengasuh santri lebih dari 100 anak dan memusatkan aktivitas keumatan. Beberapa kegiatan kajian keagamaan dan kemasyarakatan rutin dilakukan di bawah Yayasan Jagat ‘Arsy.
‎Meski sibuk, ia tak lupa menyelesaikan program doktoralnya di Tilburg University, Belanda. Bolak-balik Jakarta-Amsterdam.
‎‎Di organisasi kemasyarakatan, Abah Jagat tercatat sebagai Wakil Ketua Dewan Tafkir Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) dan aktif sebagai Mudir Idaroh Wustho’ Jam’iyyah Ahli Thoriqoh Mu’tabaroh An-Nahdly (JATMAN) Propinsi Banten, sekaligus merupakan ikhwan di Thoriqoh Qoodiriyyah Naqsyabandiyyah Pondok Pesantren Suryalaya (TQN PPS), dan mendapat kepercayaan sebagai Pembantu Khusus Abah Aos, Syeikh Mursyid TQN PP Suryalaya.
Di organisasi profesi, Abah Jagat tercatat sebagai Bendahara Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat.

Abah Jagat kini menghabiskan hari-harinya sebagai pembimbing riyadhoh anak-anak santri Pesantren Peradaban Dunia Jagat ‘Arsy. Ya, Abah merupakan pendiri dan pimpinan Pesantren yang setingkat SMP dan SMA tersebut. Pesantren Peradaban Dunia Jagat ‘Arsy merupakan Boarding School yang beralamat di Komplek Nusaloka BSD, Sektor 14-6, Yapen Raya Jl. PAM No. 21 Rt 002/003, Rawa Mekar Jaya, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia, 15310.

Mengajar dengan hati untuk sampai ke hati merupakan moto mendidik yang senantiasa Abah tekankan pada setiap tenaga pendidik dan guru Pesantren Peradaban Dunia Jagat ‘Arsy. Melahirkan sumber daya manusia, masa depan yang religious, saintis, berjiwa entrepreneur, berwawasan international dan cinta lingkungan.merupakan visi dari Pesantren Peradaban Dunia Jagat ‘Arsy. Pesantren Peradaban Dunia Jagat ‘Arsy juga mengemban misi (1) Menciptakan suasana pendidikan kepesantrenan yang sejuk dan membebaskan dengan memberikan ruang kreativitas, kritisisme, entrepreneurship, dan berwawasan internasional. (2) Mengimplementasi kurikulum integral antara muatan peneguhan moral spiritual, tradisi keilmuan Islam klasik, dan kompetensi dasar-dasar saintis-modern-internasional melalui sistem asrama (boarding) melalui penerapan mangemen pendidikan sistemik, terencana dan terkontrol. (3) Menjalankan sistem pendidikan praktis bagi peresapan keimanan, ketakwaan, dan akhlaqul karimah dengan penanaman semangat riset, etos, intelektual dan inovasi teknologi.

Tantangan kehidupan di masa-masa yang akan datang semakin komplek dan bervariabel. Kemajuan teknologi dan semakin terbukanya lalu lintas komunikasi antar bangsa di berbagai penjuru dunia telah menyumbang varian baru persoalan kemasyarakatan.

Oleh karena itu perlu ada sistem rekayasa social (social engineering) yang mampu menyiapkan sumber daya manusia yang jiwa dan raganya siap menjawab semua tantangan diatas. Untuk itu maka perlu dirancang suatu pola pendidikan terpadu sejak dini yang berjenjang dan berkesinambungan.

Yakni sebuah sistem pendidikan yang berwawasan global berorientasi lokal, yang menekankan pentingnya harmoni keimanan dan ketakwaan (imtaq) dengan keilmuan dan tehnologi (iptek) pada ruang dan waktu yang bersamaan. Pesantren Peradaban Dunia Jagat ‘Arsy atau Jagat ‘Arsy World Civilization Boarding school hadir dalam konteks memenuhi panggilan zaman tersebut. (dar)

Sumber: https://jagatarsy.sch.id/abah-jagat-jika-tak-bisa-mengubah-dunia-ubahlah-duniamu/

Refaz

Recent Posts

Karomah Abah Anom Terjadi Pada masa Kemursyidan Abah Aos: Kista Berubah Jadi Bayi.

CERITA tentang karomah Abah Anom banyak dibicarakan di kalangan ikhwan, Pada masa itu ada yang…

11 hours ago

Aleg PKS Toriq Hidayat Berharap Ormas Salimah Jadi pelopor Dalam Menjaga NKRI

  TASIKMALAYA-Anggota DPR RI Toriq Hidayat mengatakan  Organisasi Masyarakat Persaudaraan Muslimah (Salimah) sebagai pionir pemberdayaan…

2 days ago

Manaqiban Menurut Para Ulama Thoriqoh dan Keajaibannya

JURNALPriangan.com: Manaqiban adalah kata yang berasal dari bahasa Arab manaqib artinya kisah atau biografi. Diindonesiakan…

4 days ago

Ini Dia 5 Keajaiban Sholawat Bani Hasyim Kata Abah Aos

JURNAL.Priangan.com:  Sholawat Bani Hasyim yang biasa dibaca oleh para ikhwan TQN PP Suryalaya ternyata mengandung…

6 days ago

Inilah Alasan Thabrani Menulis Buku Yusuf Mansur Penipuan Berdalih Sedekah

JURNALPRIANGAN.com: Penulis buku Yusuf Mansur Menabur Kesesatan Ustad Tabrani,Lc MA blak-blakan mengungkapkan alasan menerbitkan buku…

6 days ago

Uang Koin Puluhan Juta yang Tercecer di Jalan Raya Cisaga Sudah Diambil Pemiliknya

CIAMIS, JURNALPriangan.com  - Uang koin Rp70 juta yang tercecer di Jalan Raya Ciamis-Banjar sudah dikembalikan…

1 week ago