Terlalu…! Acara Maulid Nabi Muhammad SAW Diselingi Dangdutan

  • Whatsapp

JURNALPriangan.com: Zaman sudah edan, acara maulid nabi di di Karang Baru, Kecamatan Ciwaru, Kuningan, Jawa Barat, Jumat (22/10/2021) malah diselingi dengan acara dangdutan. Videonya beredar luas dan mendapat tanggapan negatif dari netizen. Dalam video itu tampak biduan tanpa memakai jilbab dan berbusana ketat menyanyikan lagu “Kandas”. Terlihat di Baground panggung tertulis tema peringatan Maulid Nabi di Desa Ciwaru. Tokoh setempat membenarkan video tersebut.

“Memang benar itu video saat acara kemarin, ada Muludan plus dangdutan juga,” ungkap tokoh Kuningan Aris Boby saat memberikan keterangan kepada Tribuncirebon pagi tadi.

Pesta dangdut yang mengiringi acara Maulid Nabi Muhammad SAW, kata Aris, sangat memprihatinkan dengan warga dan kondisi zaman sekarang.

Terlebih belum lama di media sosial menyebar acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang diisi tiga perempuan sekaligus tiktoker tersebut.

“Ya melihat kejadian baik di media sosial tiga perempuan joget tik tok di acara Maulid Nabi dan kejadian sama di Kecamatan Ciwaru, tentu sangat prihatin. Seolah mereka tidak punya etika alias adab,” katanya. Menurutnya, kejadian demikian harus menjadi perhatian orang tua atau tokoh masyarakat setempat.

Sebab, jika pembiaran dilakukan, malah tambah berbahaya terhadap generasi penerus yang hawatir tak bermoral.

“Ya baiknya, orang tua atau tokoh masyarakat peka dalam membolehkan atau sebaliknya.”

“Sebab, semua kesenian itu ada tempat dan waktu tepatnya.”

“Nah, dengan kejadian ini otomatis bisa rusak moral penerus.””Bayangkan, baliho Maulid Nabi Muhammad disertai pesta dangdut dan penyanyi bisa dilihat begitu,” katanya.

Dalam video 30 detik terlihat penyanyi perempuan ini melantunkan lagu “Kandas”, sementara warga lagi terlihat sedang memasangkan spanduk acara Peringatan Hari Besar Islam (PHBI).

“Iya kondisinya bisa dilihat langsung. Harusnya eling bahwa hidup tak selama di dunia. Ingat akhirat ya,” ujarnya. (tbn*)