Karomah Guru Agung Abah Aos, Abah Jagat Dianugerahi Gelar Deklarator Perdamaian Dunia

  • Whatsapp

TANGGERANG, JURNALPriangan.com: Pengasuh Pesantren Jagat Arsy KH Budi Rahman Hakim (Abah Jagat) mencanangkan pada 17 November sebagai hari Peradaban Dunia. Abah Jagat menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan pada acara PERESMIAN PEACEMAKER HALL OF FAME (Aula Pedamaian)  di Pesantren Peradaban Dunia JAGAT ‘ARSY Nusa Loka BSD Tangerang Selatan Banten Indonesia, Selasa 16 November 2021.

Acara itu dihadiri Ketua Yayasan PENA Bendono Raden Ayu Erna Santoso, KPH Damien Dematra Sultan Banten XVIII,  Sultan Kacirebonan dan dari Sumedang Larang, Ratu Faisah Banten, Pangeran Arya H dan lain-lain.

Read More

Pada kesempatan itu juga Abah Jagat dianugerahi sebagai International Declarator dalam bidang perdamaian dunia yang diserahkan oleh KPH Damien Dematra. Selain itu  untuk pertama kali di dunia kawasan kampus @pesantren_jagat_arsy sebagai PEACEMAKERS WALL OF FAME. Menetapkan tanggal 17 November ditetapkan sebagai Hari PERADABAN DUNIA seDunia (World Civilization Day). Ketetapan ini telah didukung oleh 33 negara.

Menurut Abah Jagat, perdamaian dunia sangat ditekankan oleh guru Agung TQN PP Suryalaya Almarhum Syaikh Abdullah Mubarok bin Nur Muhammad dalam tanbihnya. Melalui karomah Silsilah 38 Muhammad Abdul Gaos SM perdamaian dunia dan perdaban dunia juga bergaung terus.

Oleh karena itu Pesantren jagat Arasy mengisiasi gerakan perdamaian dunia. Nanti di Jagat Arasy akan terpampang nama-nama tokoh-tokoh perdamaian dunia.

Abah Jagat mengajak semua tokoh perdamaian dunia untuk tetap koordinasi dan silaturahmi. “Minimal sebulan sekali kita kumpulkan di sini. Kita kumpul di sini menyamakan sikap bersama dan makan-makan bersama,” katanya.(*)

 

 

 

Related posts