Inilah Alasan Thabrani Menulis Buku Yusuf Mansur Penipuan Berdalih Sedekah

JURNALPRIANGAN.com: Penulis buku Yusuf Mansur Menabur Kesesatan Ustad Tabrani,Lc MA blak-blakan mengungkapkan alasan menerbitkan buku kejelakan Yusuf Mansur. Tabrani mengatakan, apa yang ditulisnya itu bukan sebuah kejelakan atau ghibah. Kalau ghibah itu menyangkut individu tapi jika sudah meresahkan ummat kata dia wajib dibuka ke umum agat tahu kelemahan Yusuf Mansur.

“Saya sendiri mulai mengamati Yusuf Mansyur tahun 2003. jujur pada awalnya saya simpati kepada dia, ceramahnya enak. Bukunya juga bagus-bagus. Saat itu kan ngak ada Youtube jadi saya menikmati ceramah-ceramah lewat buku,” kata dia saat diskusi yang ditayangkan chanel Youtube Chaya Islam 26 November 2021.

Bacaan Lainnya

Seiring perjalanan waktu, terbongkarlah sejumlah aib Yusuf Mansur. “Jadi buku yang saya tulis tidak ada unsur dendam pribadi. Saya tidak jadi korban tidak berhubungan secara pribadi Saya juga tidak pernah berhutang sama Mansur ini enggak ada hubungan personal,” katanya.

Tabrani mengatakan, kasus jamaah ustadz YM yang mengaku uangnya tak dikembaliin Mansyur yang saat itu menjanjikan investasi pertambangan batubara membuat dia tergerak hati untuk menegur YM. “Janjinya investasi usaha batubara tapi batubaranya ngak dikirim, sampai-sampai orang itu meminta bantuan Ahmad Sumargono (gogon) untuk menagih uang ke YM. Gogon pun langsung bereaksi, kasar ke Yusuf Mansur, dia wa YM lu ngak bayar gua bunuh, atau kembaliin duit, kita sama-sama Betawi,” kata Tabrani menirukan kemarahan Ahmad Sumargono.

baca juga: Kondisi Kesehatan Menurun KH Jujun Junaedi Batasi Undangan Ceramah

Digertak begitu, akhirnya YM mengembalikan separuh dari total Rp 7 miliar. Separuhnya lagi YM susah bayar. Malah bilang biar menangung dosa yang punya uang. Setelah itu banyak lagi yang kena tipu YM.

Pada tahun 2015 banyak sekali kasusnya. Tabrani berkesimpulan YM penipu. Karena penipu, maka Tabrani menulis buku penipuan berdalih sedekah. Namun diingatkan banyak orang, YM malah berkelih dan selalu menggunakan tameng dalil-dalil yang menyesatkan. Jadi Tabrani mengaku menulis buku itu bukan ghibah justru meluruskan orang yang sesat, melurukan orang sesat kata dia adalah ibadah.

“Saya tak akan berhenti menulis buku tentang YM untuk membongkar kemunafikannya,” katanya. (*)

Pos terkait