Uang Koin Puluhan Juta yang Tercecer di Jalan Raya Cisaga Sudah Diambil Pemiliknya

CIAMIS, JURNALPriangan.com  – Uang koin Rp70 juta yang tercecer di Jalan Raya Ciamis-Banjar sudah dikembalikan kepada pemiliknya oleh pengurus PO Budiman. Uang itu memang titipan dari warga Jakarta. Namun di tengah perjalanan atau  di sekitar Masjid Agung Cisaga, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat tercecer pada Kamis (25/11/2021) malam.

Uang koin itu  jatuh dari bagasi sebuah kendaraan. Tantan Arisyanto, anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis menjadi salah satu saksi kejadian itu.

Ia yang kebetulan ada di lokasi mengaku peristiwa itu terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 19.00 WIB. Gepokan uang logam itu jatuh dari bagasi Bus Budiman.

“Kejadiannya setelah belokan dekat Masjid Agung Cisaga. Uangnya sekitar Rp 70 juta,” tutur Tantan, dikutip dari Kompas.com.

Ketika itu, kondektur bus pun datang dan ikut mengumpulkan uang logam. Setelah terkumpul uang itu langsung dibawa oleh kondektur tersebut.

“Katanya uang logam itu ada yang (menitip) memaketkan. Nilainya kurang lebih Rp 70 juta,” jelas Tantan.

Kejadian hujan uang ini telah mendapat dikonfirmasi oleh Kapolsek Cisaga Ajun Komisaris Polisi Rochani.

“Infonya (kejadian) tadi malam, dekat Masjid Cisaga,” ujar Rochani pada Jumat (26/11/2021).

Warga setempat memunguti dan memasukkan uang-uang logam itu dalam sebuah kardus dan kantong plastik. Ternyata, uang itu kemudian diambil kembali oleh pemiliknya.

“Sudah diambil sama yang punya. Warga hanya membantu memungut uangnya,” ujar Rochani.

Insiden jatuhnya uang-uang koin dalam jumlah besar itu viral salah satunya lewat sebuah kanal YouTube bernama Laswi Channel dengan judul ‘Jutaan Uang Receh Jatuh dari Mobil Diburu Warga’.

Dalam video itu, warga terdengar berceletuk saat memungut dan menyapu uang logam dengan sapu lidi dari jalan raya.

“Hujan duit, hujan duit. Mau beli Fortuner pakai uang receh,” kata warga.

 

Tantan menambahkan, bus pembawa gepokan uang logam itu melaju dari arah Ciamis kota menuju Kota Banjar.

Saat mencapai tikungan dekat Masjid Agung Cisaga, bagasi bagian kiri bus terbuka, sehingga uang logam yang ada di bagasi berjatuhan ke jalan.

“Enggak tahu bagasinya lupa dikunci atau gimana, sehinga pintu bagasi terbuka dan barang didalam bagasi jatuh ke luar,” beber Tantan.

Menurut Tantan, uang-uang koin yang jatuh itu pecahan Rp500. Mengetahui ada “hujan uang”, warga setempat memungut duit-duit itu. (kmpas)