KH Jujun Junaedi Di-bully Netizen Gara-gara Dangdutan, Ini Dia Klarifikasi Lengkapnya

Kepada yang mengkritik atau memfitnah KH Jujun mengundang dengan hormat untuk datang ke Pesantren Al-Jauhari di Kampung Sangojar, Sindanggalih, Karangtengah, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Alamat pesantren Abah jelas, yu kadieu ngaliwet tinggal santrina, kalau bicara diluar tapi tak tahu mah bisa salah,” kata Kh Jujun.

Abah Jujun meluruskan, Milad yang ke 17 Ponpes Al-Jauhari tidak ada hubungannya dengan banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Sukawening. “Hoax pisan ada berita setelah dangdutan selesai pesantren Al-Jauhari kena banjir bandang, Astagfirulloh,” tandasnya.

Baca juga: Milad Pesantren AL Jauhari KH Jujun Undang Ustadz Abdul Somad 

Bacaan Lainnya

Menurutnya, acara hiburan itu memang dilaksanakan setelah ceramah usai dan Wakil Gubernur Jawa Barat H Uu Ruzhanul Ulum meninggalkan Ponpes. Hiburan diisi dengan qasidahan oleh Grup El-Zihar (grup qosidah moderen AL-Jauhari). Lagu-lagunya bernuanasa islami. Hadir pada kesempatan itu Nazar pedangdut jebolan KDI. “Saat itu ada kang Nasar nyanyi dangdut dan arab, maqadir. Nah masalahnya saat salah satu pegawai saya yang lucu hayang naek panggung Bernyanyi duda araban. Video itulah yang viral,” katanya.

Padahal selain acara hiburan pada malam digelar haflah qori international yang menampilkan Qori International KH Mumin Aenul Mubarok, Syamsuri Firdaus H Sidiq Maulana Hj Farida dan H Salman Amrilah. “Hanya nyanyi lima menit yang diviralkan dan difitnah, makanya kepada yang belum faham silakan datang ke sini,” undangnya. (gus)

Pos terkait