Pegawai Minimarket dan Drivel Ojol Meninggal Terseret Arus Pangandaran

Sehari-hari, lanjutnya, Devi bekerja di sebuah minimarket dan sudah berjalan sekitar tiga tahunan.
Kemudian, sambil bekerja, dia juga memiliki pekerjaan sambilan, yakni sebagai driver online.

“Kalau driver online-nya belum lama baru-baru ini di 2021. Terkadang kalau ada temannya yang ingin bekerja sebagai driver online pun, Devi selalu membantu untuk menemani melamarnya. Intinya, dia anak yang suka membantu ke sesama,” ujarnya seraya menyebut Devi merupakan anak pertama dari tiga bersaudara.

Bacaan Lainnya

Devi memiliki dua orang adik, yakni perempuan yang tengah duduk di bangku SMP dan laki-laki yang hendak ada di bangku Taman Kanak-kanak. “Kami keluarga merasa kehilangan sekali (Devi). Teman-temannya juga mengaku sangat kehilangan sekali dan merasa kesepian,” ujar Kokom diiringi isakan tangis.

Kini, Kokom dan Ade berusaha untuk terus berjuang tanpa kehadiran sang anak tercinta. Apalagi, kondisi pandemi yang sudah dua tahun belum berakhir, membuat keduanya mesti libur dari pekerjaannya sebagai pembuat dan penjual sepatu Cibaduyut.

“Sebelum pandemi, kami bekerja di toko sepatu. Tapi, ketika pandemi selama 2 tahun ini kami menganggur, sehingga tak ada pemasukan. Ketika ada Devi, kami terbantu karena ada pemasukan dari dia,” ucapnya. (trb)

Pos terkait