Ini Dia Profil Ustadz Arrazy Hasyim, Pengagum Pangersa Abah Anom dan Kritis Bahas Soal Kemursyidan

arrazy hasyim

JURNALPRIANGAN.COM-Siapakah Ustadz Arrazy Hasyim yang kerap kritis menyotori kemursyidan pada zaman sekarang?. Ustad muda ini populer di media sosial karena kajian-kajian tasawufnya tersebar di Facebook dan Youtube.  Ustadz Razi  sapaan akrabnya pernah berkunjung ke Ponpes Suryalaya, Kabupaten Tasikmalaya dan mengisi Ceramah saat haul ke 6 KH Zezen Zainal Abidin Bazul Asyhab  di Ponpes Azzaniyah Sukabumi, Jawa Barat.

Dia adalah pengagum pangersa Abah Anom kunjungannya ke Ponpes Suryalaya diunggah Chanel Youtube dunia para suffi   pada 25 Okteber 2021. Ustadz Razi kemudian berziarah ke makan Abah Anom dan bertemu para wakil talqin.  Namun tidak diungkapkan pernah ditalqin Dzikir. Mengaku pengagum Abah Anom tapi saat memberikan ceramah di Ponpes Azzaniyah Ustadz Razzi lupa nama asli Abah Anom.

Berdasarkan pengamatan penulis dan murid Abah Anom semasa hidup KH Mahmud Johnes Almagribi puluhan video yang tersebar di medsos dan ceramah-ceramahnya Ustadz Arrazy membahas kemursyidan zaman sekarang dari pandangan pengetahuannya. Padahal di TQN PP Suryalaya, kreiteria mursyida ada di Kitab Miftahusudur karangan pangersa Abah Anom. Bahkan di beberapa videonya Ustadz Razi berkali-kali menyebut mursyid palsu.

Bacaan Lainnya

“Meski memang tidak menyebut nama, api tak elok menyalahkan atau mencampuri ajaran orang lain, apalagi kita berpegang pada tanbih. Kita sama-sama dari Sumetara Barat, saya harus diskusi langsung agar terang benderang,” katanya.

Baca juga:   Ustad Abdul Somad Sebut Silsilah 38 Ajengan Zezen, Kiyai Jonsen Ini Bukti UAS Ikut Campur Tangan

Berikut profil dari Ustaz Arrazy Hasyim yang dirangkum jurnalpriangan.com dari berbagi sumber

Lahir di Sumatra Barat melansir Wislah.com, Dr. Arrazy Hasyim, MA merupakan seorang pakar hadits asal Sumatera Barat (Sumbar).

Lahir di Koto Tangah, Payakumbuh, Sumatra Barat, pada tanggal 21 April 1986 dari pasangan Nur Akmal bin M Nur dan Asni binti Sahar.

Ustaz Razi menempuh pendidikan SD sampai MTsN di Tanah Minangkabau tepatnya di Payakumbuh.

Lalu merantau ke Bukittinggi untuk menempung  pendidikan di MAN/MAKN 2 Bukittinggi pada tahun 2002-2004.

Ustaz Razi melanjutkan studi perguruan tingginya pada jurusan Akidah dan Filsafat di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 2004-2009.

Di sela-sela itu, dari tahun 2006-2008, ia aktif belajar kepada Syaikh Prof Dr M Hasan Hitoo; seorang penghafal kitab al-Muwatta’, Dr Badi Sayyid al-Lahham; seorang murid Syaikh Nuruddin Itr, dan Taufiq al-Buti; anak dari Syaikh Muhammad Said Ramadan al-Buthi. Mereka semua berasal dari Suria.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan S2 nya di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 2009. Setelah itu, pada tahun 2017 Ustaz Razi menyelesaikan gelar Doktoral S3 nya di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah.

Baca juga:   Kiyai Jonsen Minta Ustadz Abdul Somad dan Buya Hasyim Arrazy Jangan Urus Kemursyidan Abah Aos, Urus Saja Diri Sendiri

Dakwah di luar negeri

Pada tahun 2016-2017, Ustaz Arrazy Hasyim mendapat kesempatan untuk mengisi aktivitas dakwah di beberapa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di luar negeri. Beberapa diantaranya adalah KBRI Paris dan KJRI Marseille. Ia juga mengisi dakwah di tengah komunitas muslim di Perancis.

Menjadi Dosen

Ustaz Arrazy Hasyim bertugas aktif sebagai dosen Pascasarjana Institut Ilmu al-Qur’an (IIQ) Jakarta.

Ia juga dosen ilmu Kalam dan Filsafat Islam di Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 2012 sampai dengan 2019.

Selain itu, Ustaz Razi juga aktif sebagai pengajar/pengampu kitab Aqidah Ahlus Sunnah dan hadits Sunan An-Nasa’i dan Ibnu Majah di Darussunnah.

Pada akhir 2018, ia mendirikan Ribath al-Nouraniyah di Tangerang Selatan, takhassus Ilmu Akidah Ahlus Sunnah dan Tasawuf. (*)

Pos terkait