Keluar dari Rumah Sakit, Kang Dedi Mulyadi Langsung Nge-Youtube dan Viral

Dedi Mulyadi dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (26/1/2022)
Dedi Mulyadi dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (26/1/2022)

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (26/1/2022). Netizen rame-rame mendoakan. Beberapa Grup facebook bertema Dedi Mulyadi dibanjiri komen dan doa. Seperti di Grup Dulur Kang Dedi Mulyadi ribuan netizen like dan coment. Grup yang beranggotakan 170.4 K ini terbilang grup paling rame.

Penelusuran jurnalpiangan.com ada puluhan Grup Facebook pendukung dan pecinta mantan Bupati Purwakarta ini, diantaranya sahabat Dedi Mulyadi, Dulur Kang Dedi Mulyadi, Fans Kang Dedi Mulyadi dan lain-lain. Selain aktif di facebook, Dedi Mulyadi juga produktif membuat konten di Chanel Youtube Kang Dedi Mulyadi Chanel. Bahkan sepulang dari RSPAD sudah membuat dua konten Youtube dan baru diunggah Jumat 28/1/2022 sudah dilihat ratusan ribu orang.

Sebelumnya diberitakan Dedi Mulyadi menjalani operasi khusus yang ditangani oleh mantan Menteri Kesehatan dr Terawan Agus Putranto. Hasil pemeriksaan dokter syaraf, Kang Dedi, sapaan akrab Dedi Mulyadi, dinyatakan sehat. Namun, ada sesuatu yang harus segera diantisipasi agar tidak menjadi penyakit di kemudian hari.

Bacaan Lainnya

“Tidak ada apa-apa sih hanya ada sesuatu yang harus segera dibenahi supaya lebih sehat lagi,” kata Kang Dedi

“Ini baru pertama dalam hidup, saya mau dianastesi, kalau kata orang Sunda mah dibius,” katanya.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, tindakan operasi tersebut dilakukan untuk membersihkan sumbatan di aliran darah.

“Saya sehat, tapi akan diambil tindakan agar lebih sehat lagi. Namanya adalah DSA, Digital Subtraction Angiography. Jadi (tindakan operasi ini) untuk melancarkan aliran pembuluh darah. Hanya ada di RSPAD yang dipimpin dr Terawan, tidak ada di tempat lain,” tutur Kang Dedi.

 

Tokoh masyarakat Sunda ini, dirinya memilih tindakan DS tersebut berdasarkan saran dokter setelah mendiagnosa ada sumbatan menuju otak sehingga aliran oksigen tidak lancar. Tindakan DSA disarankan untuk kembali melancarkan yang tersumbat. Setelah menunggu hingga dibawa ke ruang operasi menggunakan brankar, Dedi akhirnya menjalani operasi yang dipimpin langsung oleh dr Terawan. “Enggak serem walaupun saya pertama kali ke rumah sakit harus operasi begini,” ucapnya.

Pos terkait