Manaqib Syekh Abdul Qodir Jaelani di Istiqlal Kado Istimewa Pangersa Abah Aos untuk Abah Anom

karomah abah anom
Pangersa Abah Anom mursyid silisilah ke 37 dan penerusnya Abah Aos.

CIAMIS, JURNALPriangan.com: Manaqib Syekh Abdul Qodir Jaelani yang bakal digelar di masjid raya Istiqlal Jakarta pada 23 Januari menadatang merupakan perayaan 9 kemenangan. Selain itu manaqiban tersebut merupakan hadiah Syekh Muhammad Abdul Gaos Safulloh Maslul kepada gurunya mursyid TQN PP Suryalaya silsilah ke 37 pangersa Abah Anom.

“Manaqib di Istiqlal nanti untuk mensyukuri manaqib masuk masjid-masjid negara ke 16 tahun. Pada tahun 2005 tepat peringatan satu Abad Suryalaya Abah ngasih hadiah kepada guru (Abah Anom). Abah tidak punya apa-apa tapi punya manaqiban, kalau orang lain ngasih hadiah uang dan karangan bunga Abah menghadiahkan manaqibam masuk ke mesjid-mesjid negara dari tingkat desa sampai pusat,” kata Abah Aos kepada para ikhwan yang melaksanakan shohbah di madrosahnya di Pesantren Sirnarasa Desa Ciomas Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis Jawa Barat 26 Desember 2021.

Bacaan Lainnya

Pangersa Abah Aos mengatakan, sudah 64 masjid negara dipakai atau kemasukan manaqiban. Dan sekarang manaqiban sudah menyebar ke seluruh pelosok bukan saja di masjid tapi di rumah-rumah. “Manaqiban itu merayakan 9 kemenangan. Bukan sekadar ikut makan saja,” tandanya.

Dan pada 23 Januari 2022 nanti manaqiban di Istiqlal adalah mensyukuri 16 tahun manaqiban sudah masuk ke masjid-masijid negara dari masjid tingkat desa, kecamatan, kabupaten dan kota, provinsi dan negara.

Manaqib Syekh Abdul Qodir Untuk 9 Kemenangan

1. La’allakum Tattaqun
2. Nuzulul Qur’an
3. Lailatul Qodar
4. Idil Fitri
5. Minal ‘Aidin wal Faizin
6. Maulid dan Maulid Nabi Muhammad SAW
7. Kejayaan Agama dan Negara
8. Ketahanan Nasional NKRI, dan
9. Peradaban Dunia,

Menurut Abah Aos, 9 kemenangan itu hanya bisa diraih dengan melek atau tidak tidur. Tidak ngantuk. Sebab ngantuk atau sering tidur itu akan fatal. “Pangersa Abah Anom juga berkali-kali mengingatkan orang yang suka tidur terus, boro-boro rezeki yang belum ada yang sudah ada juga bisa hilang,” katanya. Oleh karena itu Abah Aos berpesan kepada semua ikhwan untuk selalu bangun malam melaksanakan sholat.

Manaqiban Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani Qs itu Raudhoh

Guru mursyid TQN PP Suryalaya silisilah ke 38 itu mengtakan manaqiban itu raudhoh atau taman surga. Menurutnya Umat Islam sedunia hanya tahu Raudhoh itu hanya ada di masjid Nabawi di Madinah Arab Saudi. Kelebihan masjid Nabawi dan Masjidil Haram itu ada Raudhoh yang berukuran 53 hasta atau 22 meter x 15i it. Tapi sayang Raudoh hanya bisa didatangi atau dinikmati oleh yang punya uang saja untuk melaksanakan umrah atau ibadah haji.

“Raudhah itu bukan sekadar tempat. Kalau hanya tempat di Nabawi saja hanya orang yang tak punya tiud (uang) saja yang kebagian taman surga,” kata Pangersa Abah.

“Alfatih saja 90 madrasah, yang baru Almatin, Ass-Syakur 100 lebih, ribuan Raudhoh di Indonesia, Alhamdulillah,” jelasnya.

Namun ribuan itu tempat, tapi tempat itu tidak jadi Raudhoh kalau orang-orangnya belum jadi Raudhoh. Jadi hakikat Raudhoh bukan tembok, bukan karpet bukan bangunan pencakar langit, tapi orangnya yang sudah berdzikir, sudah kemasukan dzikir.

Inilah Rangkaian Manaqiban Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani

1. Pembukaan
2. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an
3. Pembacaan Tanbih
4. Tawasul
5. Pembacaan Manaqib Syaikh Abdul Qodir Jaelani
6. Da’wah/Tabliqul Islam oleh Mubaligh Pondok Pesantren Suryalaya
7. Pembacaan Sholawat Bani Hasyim 3 (tiga) kali

 

Pos terkait